Pria-2 Wanita Nikah Sekaligus Masih 17 Tahun, Kemenag Sumsel Buka Suara

M Syahbana - detikNews
Sabtu, 11 Sep 2021 14:10 WIB
Groom wears the ring on the finger of the bride
Ilustrasi pernikahan (Foto: iStock)
Palembang -

Seorang pria berinisial S (17) menikahi dua wanita A (17) dan SS (17) sekaligus di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel). Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel menegaskan usia minimal untuk menikah adalah 19 tahun.

"Kalau menurut regulasi undang-undang, yang mau melangsungkan pernikahan usianya minimal 19 tahun," ucap Kasubag Humas Kanwil Kemenag Sumsel Saefudin Latief kepada wartawan, Sabtu (11/9/2021).

Dia menduga pernikahan S dengan A dan SS terjadi karena sudah mendapatkan dispensasi dari Pengadilan Agama setempat. Menurutnya, dispensasi bakal didapat jika ada permohonan.

"Ya mungkin saja mereka sudah mengantongi dispensasi dari Pengadilan Agama. Karena pernikahan itu bisa dilangsungkan dengan alasan-alasan tertentu, dengan mengusulkan permohonan ke Pengadilan Agama," katanya.

Saefudin meminta masyarakat mencegah terjadinya pernikahan dini. Dia mengatakan pernikahan harus dilakukan sesuai aturan agar tercatat secara sah di Kantor Urusan Agama (KUA).

"Artinya, sebuah peristiwa pernikahan atau perkawinan itu tentu mengacu pada Undang-Undang Perkawinan, tentang usia, tentang bagaimana tata cara, dan sebagainya. Itu sudah jelas diatur, dan pernikahan itu kan tercatat di Kantor Urusan Agama. Jangan sampai melakukan pernikahan yang tidak tercatat," ujarnya.

Dia mengatakan pernikahan yang tak tercatat bakal merugikan pihak perempuan dan keturunan pasangan tersebut. Dia menyebut ada sejumlah risiko bagi perempuan dan anak dari pernikahan yang tak tercatat di KUA.

"Kalau pernikahan tidak melakukan administrasi atau tidak tercatat, itu kan nanti kasihan sama anaknya, kasihan sama wanitanya juga, karena tidak ada lima item risiko bagi wanita dan anaknya nanti," ucapnya.