Beraksi 15 Kali, 3 Pencuri Spesialis Bobol Rumah di Batam Ditangkap

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 18:53 WIB
konferensi pers penangkapan 3 pencuri spesialis bobol rumah di Batam (Raja Adil Siregar/detikcom)
Konferensi pers penangkapan 3 pencuri spesialis bobol rumah di Batam. (Raja Adil Siregar/detikcom)
Batam -

Polisi menangkap tiga pencuri bobol rumah di wilayah Batam, Kepulauan Riau. Ketiganya ditangkap setelah lebih dari 15 kali menjalankan aksinya.

Tiga pelaku yang ditangkap adalah ER, R, dan RS. Selain tiga pelaku, ada dua penadah, berinisial MI dan O, yang berhasil ditangkap.

"Penangkapan dilakukan oleh tim Opsnal Subdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Kepri," terang Kabid Humas Polda Kepri Kombes Hary Goldenhardt saat rilis kasus didampingi Direktur Reskrimum Kombes J Ronald Parulian Siagian dan Ps Kasubdit III Jatanras Kompol Andri Kurniawan, Kamis (9/9/2021).

Golden mengatakan kasus ini berawal dari kejadian di beberapa lokasi di wilayah Kota Batam, ketika korban membuat laporan di polsek jajaran Polresta Barelang dan di SPKT Polda Kepri.

"Kejadian ini terdiri dari lima laporan polisi, 5 tempat kejadian perkara, 5 korban, dan 5 orang tersangka yang terdiri dari 3 orang tersangka pencurian dengan pemberatan dan 2 orang tersangka penadahan," imbuh Harry Goldenhardt.

Adapun kelima pelaku adalah residivis yang telah berkali-kali melakukan tindak pidana yang sama. Tiga orang berinisial ER, R, dan RS merupakan residivis tindak pidana pencurian dengan pemberatan, sedangkan 2 orang tersangka lain, MI dan OP, adalah residivis atas tindak pidana penadahan.

Untuk modus operandi yang dilakukan tiga pelaku dengan melakukan pengamatan terhadap wilayah-wilayah perumahan yang memungkinkan untuk disatroni. Setelah menguasai wilayah baru beraksi.

"Mereka mengambil barang-barang milik korban. Cukup banyak barang bukti yang berhasil diamankan, mulai HP berbagai macam merek, laptop, sepeda motor, cincin, gelang, kacamata, hard disk," imbuh Direktur Reskrimum Kombes JR Siagian.

JR Siagian mengatakan para pelaku sudah berulang kali beraksi. Adapun otak pelaku adalah ER dan R.

"Mereka dikenakan Pasal 363 ayat (2) ke-3 dan ke-4 juncto Pasal 65 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. Termasuk Pasal 480 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara," kata JR.

Ps Kasubdit Jatanras Kompol Andri mengatakan para pelaku sudah beraksi lebih dari 15 kali. Dalam aksinya, mereka menyasar rumah warga malam hari dan mengambil barang-barang berharga.

"Dari catatan kami baru ada 5 kali beraksi di sejumlah lokasi. Namun para pelaku ini mengaku untuk komplotannya sudah 15 kali lebih beraksi dengan modus serupa. Bahkan kerugian korban pernah sampai Rp 200 juta lebih," katanya.

(ras/isa)