Wapres dan BPJamsostek Serahkan Paritrana Award ke Perusahaan-Pemda

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 16:51 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) menyerahkan Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau Paritrana Award Tahun 2020. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan dan pemerintah daerah yang tertib administrasi dan implementasi jaminan sosial.
Foto: Dok. BPJamsostek
Jakarta -

Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) menyerahkan Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau Paritrana Award Tahun 2020. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan dan pemerintah daerah yang tertib administrasi dan implementasi jaminan sosial.

"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua peserta pemerintah daerah, perusahaan dan UKM yang terlibat di acara Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau disebut Paritrana Award Tahun 2020," ujar Ma'ruf secara virtual dalam Anugerah Paritna Award, Kamis (9/9/2021).

Ma'ruf mengungkapan Paritrana Award ini sudah memasuki tahun ke-4 sejak pertama kali berlangsung di tahun 2017. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan jumlah peserta jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Artinya selama 4 tahun ini Pemerintah bersama BPJS Ketenagakerjaan terus menilai kepatuhan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, badan usaha skala besar dan badan usaha skala menengah serta usaha kecil menengah UKM terhadap pelaksanaan peraturan jaminan sosial ketenagakerjaan," jelasnya.

Dia pun berharap di era pandemi COVID ini semakin banyak pemerintah daerah dan pelaku usaha sadar akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Pasalnya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini sangat penting dalam meningkatkan rasa aman saat bekerja.

Sementara itu, Direktur BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo mengungkapkan Paritrana Award merupakan program penghargaan dari pemerintah yang diinisiasi oleh Kemenko PMK, bersama BPJS Ketenagakerjaan dan didukung oleh Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Dalam Negeri.

"Filosofi Paritrana ini diambil dari bahasa sansekerta yang artinya perlindungan. Penghargaan Paritrana Award yang tahun akan diberikan kepada pemenang merupakan desain terbaik dari seniman kebanggaan Indonesia Bapak I Nyoman Nuarta," ungkapnya.

Dia menuturkan setiap tahun jumlah kandidatnya anugrah Paritrana Award ini semakin meningkat. Berdasarkan laporannya, di tahun 2020 terdapat 34 provinsi yang ikut meramaikan penghargaan ini, 514 kabupaten kota di Indonesia, serta 683.000 pemberi kerja badan usaha Peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Panitia tingkat provinsi telah menyeleksi 124 kabupaten/kota, 143 badan usaha skala besar, 157 badan usaha skala menengah dan 34 UMKM. Selanjutnya, seluruh kandidat diseleksi oleh panitia tingkat pusat, dan maju ke tahap akhir yaitu wawancara, terdapat 7 provinsi 8 kabupaten kota, 9 badan usaha skala besar dan 9 skala menengah," tuturnya.

Hasilnya Anugerah Paritrana Award Tahun 2020 ini diberikan kepada belasan penerima dari pemerintah daerah dan pelaku usaha dengan 5 kategori yaitu kategori pelaku UKM, Perusahaan Menengah, Perusahaan Besar, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan Pemerintah Provinsi. Adapun masing-masing kategori tersebut terdapat tiga terbaik peraih Paritrana Award. Berikut di antaranya:

Diketahui, untuk kategori terbaik usaha kecil mikro diberikan Jawa Tengah Wingko Babat Cap Kereta Api, Jambi Kopi Ayam Ras Jambi, dan Papua Toko Arupia. Sementara, untuk kategori kategori perusahaan menengah diberikan kepada PDAM Tirta Sembada Sleman, Politeknik Harapan Bersama Tegal, RS Nahdlatul Ulama Tuban.

Selanjutnya untuk kategori perusahaan besar, PT Kuala Pelabuhan Indonesia, PT Bank Pembangunan Daerah Sumbar Bank Nagari, Koperasi Kredit CU Lantang Tipo. Adapun kategori pemerintah kabupaten/kota, ialah Kabupaten Raja Ampat, Kota Tangerang Selatan dan Kota Bekasi. Sementara untuk kategori pemerintah provinsi diberikan kepada Yogyakarta, Papua Barat, dan Sulawesi Utara.

(akd/ega)