Jadi Gembong Sabu dari Lapas Tangerang, WN Pakistan Dihukum Mati

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 15:39 WIB
Ilustrasi Napi di Penjara
Ilustrasi Narapidana (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menjatuhkan hukuman mati kepada WN Pakistan bernama Mohamad Rafiq (28). Terdakwa adalah penghuni Lapas Tangerang yang menjalani hukuman penjara seumur hidup, namun ternyata masih mengendalikan jaringan narkoba dari balik penjara.

Hal itu tertuang dalam putusan PN Jaksel, Kamis (9/9/2021). Kasus bermula saat Muhamad Rafiq dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh PN Tangerang pada 7 Juni 2017.

Ternyata penjara tidak membuat Muhamad Rafiq kapok. Rekan sindikatnya, Pola (DPO), dari Pakistan menghubungi Muhamad Rafiq pada 22 Mei 2020 dan meminta Muhamad Rafiq mengurus pengiriman sabu ke Indonesia.

Atas permintaan itu, Muhamad Rafiq menelepon anak buahnya di luar penjara, Subhan dan Zaenudin. Mereka diminta mengambil paket 22 kg sabu yang dikemas di kardus di daerah Tangerang.

Keesokan harinya, Muhamad Rafiq menyuruh dua anak buahnya untuk menyebar 22 kg sabu itu. Di antaranya:

-15 gr diantar di dekat McD Palmerah serta diletakkan di pohon.
-200 gr diantar di dekat mal di Permata Hijau diletakkan di pot taman;
- 300 gr diantar dekat mal di Permata Hijau diantar langsung ke orangnya;
- 300 gr diantar dekat mal di Permata Hijau diantar langsung ke orangnya;
- 100 gr diantar dekat mal di Permata Hijau diantar langsung ke orangnya'
- 1 kg diantar di dekat mal di Permata Hijau diletakkan di pot taman;
- 200 gr diantar di dekat mal di Permata Hijau diletakkan di pot taman;
- 200 gr diantar di dekat mal di Permata Hijau diletakkan di pot taman;
- 1 kg diantar di dekat mal di Permata Hijau diletakkan di pot taman;
- 100 gr diantar di dekat mal di Permata Hijau diletakkan di pot taman;
- 1 kg diantar di dekat mal di Permata Hijau diletakkan di pot taman;
- 300 gr diantar di dekat mal di Permata Hijau diletakkan di pohon dekat taman;
- 100 gr diantar di dekat mal di Permata Hijau diletakkan di pot taman;
- 100 gr diantar di perumahan Permata Hijau diletakkan di pot taman;
- 5 gr diantar menggunakan jasa antar online tujuan Tangerang Cikokol (alamat tidak ingat);
- 1 kg diantar di dekat mal di Permata Hijau diletakkan di pot taman.

Simak video 'Polisi Berhasil Identifikasi 1 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang':

[Gambas:Video 20detik]



Simak berita lengkapnya di halaman selanjutnya.