Satgas: 3 Daerah di Aceh Zona Merah Corona, 3 Zona Kuning, 17 Zona Oranye

Agus Setyadi - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 11:25 WIB
Museum Tsunami. 
dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi Museum Tsunami, salah satu landmark Aceh. (Dikhy Sasra/detikcom)
Banda Aceh -

Satgas Penanganan COVID-19 menetapkan tiga daerah di Aceh sebagai zona merah penyebaran virus Corona. Tiga kabupaten lainnya kondisinya membaik sehingga dinyatakan zona kuning.

Zona merah artinya wilayah tersebut punya risiko tinggi penyebaran virus Corona. Sedangkan zona kuning artinya risiko rendah Corona.

Tiga daerah zona merah adalah Banda Aceh, Aceh Besar, dan Pidie Jaya. Daerah ini naik menjadi risiko tinggi dari sebelumnya zona oranye atau risiko sedang.

"Meski Banda Aceh dan Aceh Besar kembali menjadi zona merah, namun secara umum Peta Zonasi Risiko COVID-19 Aceh tampak lebih baik dibandingkan pekan lalu," kata jubir Satgas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, kepada wartawan, Kamis (9/9/2021).

Saifullah mengatakan data itu diperoleh berdasarkan hasil analisis periode 30 Agustus-5 September. Selain zona merah, Aceh memiliki tiga zona kuning, yakni Bener Meriah, Aceh Singkil, dan Gayo Lues.

Sementara sisanya, yaitu 17 daerah, ditetapkan sebagai zona oranye penyebaran virus Corona. Saifullah menjelaskan, status zona risiko suatu kabupaten/kota akan membaik pada pekan berikutnya melalui upaya peningkatan jumlah tes dan tracing agar angka positivity rate turun.

Selain itu, menambah tempat tidur pasien COVID-19 di rumah sakit umum daerah (RSUD) supaya angka bed occupancy rate (BOR) turun di bawah 50 persen. Dia menambahkan, penetapan peta risiko itu juga berhubungan dengan meningkatnya angkat kesembuhan serta menekan jumlah pasien meninggal.

"Satgas COVID-19 Nasional akan merilis kembali hasil evaluasi penanganan pandemi di daerah pada pekan depan, dengan harapan peta zonasi warna di Aceh menjadi jauh lebih baik lagi," ujar Saifullah.

(agse/jbr)