Ini Motif 2 Petugas Dishub DKI Peras Sopir Bus Rombongan Vaksinasi

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 12:33 WIB
Ilustrasi pungli
Ilustrasi (Basith Subastian/detikcom)
Jakarta -

Dua oknum PNS Dinas Perhubungan (dishub) DKI Jakarta yang melakukan pemerasan terhadap sopir bus rombongan vaksinasi kini dibebastugaskan. Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir mengatakan motif keduanya memintai uang secara paksa demi kepentingan pribadi.

"Kepentingan pribadi lah. Kalau buat gaji mah udah cukup. Ini mah greedy aja, kerakusan. Nggak disiplin," kata Chaidir saat dihubungi, Rabu (8/9/2021).

Chaidir mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap oknum petugas Dishub terkait kasus ini. Hasilnya, dua dari tiga orang yang diperiksa terbukti melakukan pemerasan terhadap sopir bus yang sedang membawa peserta vaksinasi di kawasan Jakarta Pusat.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan terbukti melakukan tindakan pemerasan kepada sopir bus di 7959 AP," jelasnya.

Chaidir menjelaskan, pemeriksaan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selain dibebastugaskan, kedua oknum tersebut diberi pembinaan.

"Bilamana dalam pembinaan ini enam bulan tidak merubah iktikad baiknya baru dilakukan hukuman disiplin berat dengan pemberhentian," ujarnya.

Terbukti Peras Sopir

Sebagaimana diketahui, Dinas Perhubungan DKI Jakarta selesai memeriksa dua anggotanya berinisial SG dan S terkait kasus pemerasan sopir bus. Hasilnya, keduanya terbukti melakukan pemerasan dan dibebastugaskan dari pekerjaannya.

Kedua oknum berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) golongan II di Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat. Dalam melancarkan aksinya, SG meminta uang ke sopir bus secara paksa. Sedangkan S menerima uang hasil pemerasan dari SG.

Selain dibebastugaskan, keduanya diberi sanksi penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun serta pemotongan TKD sebesar 30 persen selama kurang-lebih 9 bulan.

Simak juga 'Momen Pemecatan 8 Anggota Dishub DKI yang Nongkrong di Warkop':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)