Diusir dari Kebon Sirih, Pencari Suaka WN Afghanistan Sempat Demo Depan Setneg

Firda Cynthia - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 17:45 WIB
Pencari suaka asal Afghanistan sempat demo depan Istana Merdeka. Mereka membentangkan spanduk sambil berteriak meminta keadilan, Senin (4/9/2021). Foto dikirimkan oleh WN Afghanistan bernama Ali.
Pencari suaka asal Afghanistan sempat demo depan Setneg. Mereka membentangkan spanduk sambil berteriak meminta keadilan. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Pencari suaka WN Afghanistan sempat menggelar aksi unjuk rasa setelah diusir dari tenda kemah yang didirikan di Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Aksi unjuk rasa itu digelar di depan kantor Setneg, Jakarta Pusat, siang tadi.

Unjuk rasa berlangsung pukul 13.30 WIB siang tadi. Dalam rekaman video, tampak 15 orang WN Afghanistan menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Setneg.

Mereka memegang spanduk bertuliskan tuntutan soal hak mereka sebagai pengungsi. Di tengah aksinya, terdengar mereka berteriak, "Keadilan... Keadilan... Kami minta keadilan...."

Ali (39), salah satu pencari suaka yang berdemonstrasi, mengatakan mereka meminta perhatian kepada pemerintah Indonesia agar segera menindaklanjuti proses pemindahan mereka ke negara ketiga sebagai pengungsi.

"Kami butuh perhatian dari Pemerintah Indonesia untuk membantu kami dan meminta ke kantor UNHCR di Indonesia, mengapa UNHCR tidak ingin memindahkan para pengungsi ke negara ketiga yang ingin menerima kami ke UNHCR negara-negara lain di dunia. Mengapa mereka biarkan kami selama 10 tahun lebih," kata Ali kepada detikcom, Senin (6/9/2021).

Minta Kejelasan Permukiman Permanen

Ali mempertanyakan kejelasan nasib mereka di Indonesia agar bisa dipindahkan ke permukiman permanen di negara ketiga sebagai pengungsi. Menurutnya, UNHCR tak memikirkan nasib dan hak mereka selama mereka di Indonesia.

"10 tahun apakah belum cukup bagi mereka membiarkan kami di tempat dan posisi yang sama? Ini yang ingin kita suarakan ke dunia dan organisasi-organisasi yang berkaitan dengan kasus kami," ujarnya.

Namun aksi tersebut tak berlangsung lama. Pihak kepolisian tidak lama datang dan membubarkan aksi para pencari suaka ini.

Tampak polisi membawa demonstran WN Afghanistan ke mobil tahanan. Ali mengatakan ada belasan orang yang dibawa menggunakan mobil tahanan polisi.

"(Kami) disuruh bawa, tidak tahu mau dipindahkan ke mana lagi," kata Ali.

detikcom telah mengonfirmasi terkait unjuk rasa ini ke Polres Metro Jakarta Pusat. Namun hingga berita ini dimuat belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait unjuk rasa tersebut.

(mea/bar)