Diduga Bikin Konten Pornografi, Selebgram di Makassar Dipolisikan

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 10:23 WIB
Selebgram Makassar dipolisikan karena membuat konten pornografi. (Hermawan/detikcom)
Selebgram Makassar dipolisikan karena membuat konten pornografi. (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Organisasi kemasyarakatan (ormas) Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulsel melaporkan selebgram Makassar, Dimas, ke polisi terkait dugaan pelanggaran ITE hingga penyebaran konten pornografi di media sosialnya. BMI Sulsel juga menyertakan sejumlah video dan foto sebagai dasar laporan polisi.

"Jumat (pekan lalu) sore saya mengadu semoga Senin ini sudah sampai di penyidik," ucap Ketua BMI Sulsel Zulkifli saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (6/9/2021).

Zulkifli mengatakan sejumlah video yang disertakan sebagai bukti laporan tersebut telah diposting di akun Instagram terlapor. Dia menyebut ada unsur pornografi sesama jenis dalam video dimaksud.

"Tanggal 27 Agustus, itu kan si Dimas (terlapor) dia posting di story Instagramnya sebuah video, video itu dia merekam sendiri dirinya menjelaskan tentang hubungannya dengan seseorang yang diduga sesama jenis," kata Zulkifli.

Zulkifli lalu mencontohkan salah satu konten video yang dia maksud, yang mana terlapor disebutnya meminta kepada pengikutnya di Instagram menanyakan tentang hubungan sesama jenis yang dia jalani.

"Jadi kesannya video itu dia minta orang-orang bertanya tentang hubungannya dan dia menjawab di dalam video itu kami melihat banyak bahasa-bahasa yang sifatnya tidak senonoh yang sudah melanggar norma," kata Zulkifli.

Dia juga mencontohkan, bahasa tak senonoh itu antara lain penyebutan alat vital hingga penyebutan secara gamblang bagaimana hubungan intim sesama jenis itu dilakukan.

"Bahkan ini dia menerangkan tentang hubungannya bahwa hubungannya itu bukan sebatas apa ya, dia menjelaskan lebih implisit bagaimana hubungan intim itu," katanya.

Melapor karena Prihatin

Zulkifli mengungkapkan, pelaporan tersebut dibuat karena BMI Sulsel prihatin terhadap konten-konten yang dibuat terlapor sebagai selebgram tak mengedukasi. Dia menyebut konten terlapor menyalahi adab orang timur.

"Tidak apa-apa kalau dia ingin tenar dengan gara-gara tertentu tapi kan perhatikan juga adabmu," kata Zulkifli.

"Kita ini punya budaya timur, iya kan. Ini tidak, ini sepertinya tidak senonoh, ini seakan-akan memberikan gambaran bahwa hubungan sesama jenis itu boleh, itu diumbar-umbar. Itu yang tidak bagus," katanya lagi.

Zulkifli juga mengatakan pihaknya sendiri tak serta-merta melaporkan kasus ini ke polisi. Dia menyebut pihaknya telah lebih dulu melakukan analisa mendalam.

"Jadi sebelumnya itu kami analisa dulu unsur-unsurnya kan, jadi karena kemudian ada persoalan selebgram kemarin viral, sempat tertunda, jadi setelah kita analisa ini barang menduga bahwa unsur pelanggaran Undang-Undang Pornografi ini masuk dan ITE-nya baru kami melapor," katanya.

Simak juga 'Selebgram Ini Polisikan Atta Halilintar KW atas Dugaan Pelecehan':

[Gambas:Video 20detik]

(hmw/nvl)