Massa Pedemo Tolak Formula E di Balai Kota DKI Dibubarkan Polisi

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 16:40 WIB
Demonstrasi tolak Formula E dan dukung interpelasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Demonstrasi menolak Formula E dan mendukung interpelasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)
Jakarta -

Sekelompok massa berdemonstrasi di depan Balai Kota DKI Jakarta. Tuntutan mereka menolak Formula E.

Selang beberapa menit, polisi langsung membubarkan massa aksi. Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (3/9/2021), massa datang dari arah Stasiun Gambir menuju Balai Kota DKI sejak pukul 14.00 WIB.

Ada yang mengendarai sepeda motor, ada juga yang berjalan kaki.

Selama demonstrasi, massa membawa sejumlah atribut, seperti poster ataupun spanduk bertuliskan penolakan Formula E. Mereka juga mendukung interpelasi ke Gubernur DKI Anies Baswedan.

Ada pula poster yang isinya sindiran soal pertemuan Anies bersama perwakilan 7 fraksi DPRD DKI. Tidak diketahui dari mana asal peserta demonstrasi penolak Formula E, tapi ada massa yang membawa bendera bertuliskan 'BMI Jakarta Timur'.

Tak lama setelah mereka berkumpul, pukul 14.10 WIB, polisi membubarkan demonstran. Polisi beralasan Jakarta masih melaksanakan PPKM Level 3 sehingga kerumunan dilarang.

"Balik dulu, selesai PPKM, Anda saya layani," kata Kapolsek Metro Gambir AKBP Made Budiyarta di lokasi.

Massa kemudian langsung membubarkan diri dengan berkonvoi. Mereka melintas ke arah gedung DPRD DKI Jakarta di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Sebagaimana diketahui, 33 anggota DPRD DKI menggulirkan hak interpelasi terkait Formula E. Dilihat detikcom, anggota dewan yang mendukung interpelasi terdiri dari 25 orang dari Fraksi PDIP dan 8 orang dari Fraksi PSI.

Bahkan, kedua fraksi kompak menyetorkan surat interpelasi kepada pimpinan DPRD DKI pada Kamis (26/8). Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah menyampaikan nantinya surat ini akan ditindaklanjuti dalam rapat paripurna.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.