Mantan Bupati Bekasi Neneng Ajukan PK di Kasus Suap Meikarta

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 10:57 WIB
Bupati nonaktif Bekasi, Neneng Hasanah menjalani sidang perdana. Ia menjadi salah satu tersangka dalam kasus suap izin pembangunan Meikarta.
Eks Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin (Antara Foto/M Agung Rajasa)
Jakarta -

Mantan Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin mengajukan peninjauan kembali (PK) dalam kasus suap Meikarta. Neneng dihukum 6 tahun penjara karena menerima suap dalam izin proyek pembangunan Meikarta.

Kasus bermula saat Lippo Group hendak membangun kota mandiri Meikarta di Kabupaten Bekasi. Untuk memuluskan perizinan, perusahaan melakukan berbagai cara, termasuk menyuap pejabat Pemkab Bekasi.

KPK mengendus langkah haram tersebut dan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Oktober 2018. Akhirnya sejumlah nama ditahan dan diproses ke pengadilan.

Sejumlah orang akhirnya diproses secara hukum dan diadili di Pengadilan Tipikor Bandung. Berikut hukuman yang dijatuhkan Pengadilan Tipikor Bandung pada 29 Mei 2019:

1. Neneng Hassanah Yasin dihukum 6 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan. Serta harus membayar uang pengganti Rp 68 juta, subsider 6 bulan kurungan. Neneng juga dicabut hak politiknya selama 5 tahun setelah selesai menjalani hukuman.
2. Mantan Kadis PUPR Pemkab Bekasi Jamaludin dihukum 4,5 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.
3. Mantan Kadis Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati dihukum 4,5 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. Dewi juga dihukum membayar uang pengganti Rp 80 juta subsider 7 bulan kurungan.
4. Mantan Kadis Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat Maju Banjarnaho dihukum 4,5 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. Sahat juga dihukum membayar uang pengganti Rp 50 juta subsider 5 bulan kurungan.
5. Mantan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi Nurlaili dihukum 4,5 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Atas putusan itu, Neneng menerima vonis 6 tahun penjara. Tapi, berdasarkan website Mahkamah Agung (MA) yang dikutip detikcom, Jumat (3/9/2021), saat ini Neneng tengah mengajukan PK. Perkara Neneng mengantongi nomor 356 PK/Pid.Sus/2021. PK Neneng masih diperiksa oleh Tim CB.

Di kasus itu, ikut dihukum pula:

1. Mantan Sekda Jabar Iwa Karniwa dihukum 4 tahun penjara denda Rp 200 juta subsider 1 bulan penjara dan wajib mengembalikan uang suap Rp 750 juta ke negara.
2. Pimpinan Lippo Group, Billy Sindoro. Di tingkat PN Bandung dan PT Bandung, Billy dihukum 3,5 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 2 bulan penjara. Billy dinyatakan menyuap Bupati Bekasi Rp 16 miliar dan SGD 270 ribu. Kemudian, Billy mengajukan permohonan PK atas hukumannya itu. PK dikabulkan, akhirnya vonis penjara terhadap Billy menjadi 2 tahun.
3. Konsultan proyek Meikarta Henry Jasmen divonis penjara selama 3 tahun dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan. Saat ini Henry sedang mengajukan PK.
4. Konsultan proyek Meikarta Fitradjaja Purnama divonis pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan dan pidana denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan.
5. Konsultan proyek Meikarta Taryudi divonis penjara 1 tahun 6 bulan, pidana denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan.

Lihat juga video 'KPK Perpanjang Masa Tahanan Eks Presdir Lippo Cikarang Tersangka Kasus Meikarta':

[Gambas:Video 20detik]



(asp/zap)