Khawatir Penonton Resah, Anggota DPR Wanti-wanti KPI soal Saipul Jamil

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 02 Sep 2021 12:37 WIB
Bobby Adhityo Rizaldi
Bobby Adhityo Rizaldi (Dok Pribadi)
Jakarta -

Pedangdut Saipul Jamil, terpidana kasus asusila, bebas. Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mewanti-wanti KPI andaikata kemunculan Saipul Jamil di TV bisa meresahkan penonton.

"Kami di parlemen memastikan negara memiliki instrumen untuk berfungsi, untuk melakukan pengawasan dalam hal ini, yaitu KPI, yang juga dijabat oleh representasi publik. Pedoman siar diatur P3SPS, untuk TV dan radio, dan kiranya ada tayangan yang dianggap publik tidak pantas, bisa dilaporkan langsung ke KPI," kata Bobby, Kamis (2/9/2021).

Bobby menyebut tak ada larangan terpidana tampil di televisi, termasuk Saipul Jamil. Namun, KPI diharapkan bisa menangkap keresahan publik.

"Tentu tidak ada larangan bagi yang sudah pernah dipenjara untuk tampil di media siar, kita tunggu bagaimana KPI menyerap aspirasi publik terhadap adanya keengganan masyarakat agar Saipul Jamil tidak tampil di publik via media siar," katanya.

Ketua DPP Partai Golkar ini menegaskan publik atau penonton televisi jangan sampai dibuat resah oleh Saipul Jamil. Ada norma kepantasan yang harus dijalankan.

"Kami di parlemen tentu tidak ingin ada keresahan di publik, dalam hal ini KPI yang punya kapasitas dan wewenang dalam menampung aspirasi masyarakat yang membentuk norma kepantasan, khususnya soal Saipul Jamil ini. Kan sampai saat ini belum ada media siar yang menampilkan SJ. Jadi kami tidak berspekulasi," ujarnya.

Seperti diketahui, Saipul Jamil dipenjara karena kasus pencabulan dan suap. Ia mendekam di penjara selama 5 tahun setelah mendapatkan beberapa kali remisi.

Saipul Jamil divonis bersalah atas laporan DS, pemuda yang mengaku dicabuli olehnya. Divonis 3 tahun penjara, mengajukan banding, hukuman Saipul jamil justru ditambah 2 tahun.

Zoya Amirin, seksolog, mendukung boikot public figure yang terseret kasus pelecehan seksual dan pedofilia kembali muncul di televisi. "Saatnya cancel culture yang tepat sasaran! Cancel Pelaku Pedophilia di Televisi Nasional #CancelPedophildiTVNasional," tulis Zoya Amirin dalam unggahan di feed Instagram-nya

Zoya Amirin me-repost unggahan akun Kerbaupink. Di mana dalam unggahan tersebut dibahas sosok public figure pelaku pelecehan seksual yang dianggap tertimpa cobaan.

Mereka juga mengingatkan untuk menghargai perasaan korban saat melihat pelaku di televisi. Terlebih pelaku pelecehan diterima oleh publik dan menjadi perhatian.

Tonton video 'Resmi Bebas, Saipul Jamil: Bahagia Banget, Nggak Percaya...':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/tor)