Makam Ambles di TPU Rorotan Jakut Diperbaiki, Begini Kondisinya

Faiz Iqbal Maulid - detikNews
Rabu, 01 Sep 2021 14:09 WIB
TPU Rorotan, Jakarta Utara.
Foto: Faiz/detikcom
Jakarta -

Sejumlah makam yang amblas di TPU Rorotan, Jakarta Utara, sudah diperbaiki. Makam amblas itu sudah dilakukan perbaikan berkali-kali.

"Intinya begini, ketika kena hujan, itu kan tanah padat. Ketika padat, kita uruk lagi. Yang turun itu petinya, otomatis kita uruk lagi. Nggak sekali dua kali itu ya, berkali-kali. Dari blok 1 sampai 5, kemudian ke blok 6 sampai 7. Bahkan di sana sudah rata, kita balik lagi ya karena curah hujan. Itu faktor alami," ujar Kasatpel TPU Rorotan Jakarta Utara, Sukino, kepada wartawan, Rabu (1/9/2021).

TPU Rorotan, Jakarta Utara.Makam di TPU Rorotan, Jakarta Utara yang tidak ambles (Faiz/detikcom)

Sukino menerangkan makam yang ambles ada di dua blok, baik di Blok Syuhada maupun Santo Yosef-Arimatea. Sebagian makam yang ambles terjadi karena tanah makam masih basah.

"Kalau di (Blok) Syuhada itu banyak karena waktu itu penguburan di situ kan pas musim hujan juga, jadi tanahnya masih basah. Kalau di unit nonmuslim itu dia memang pengurukannya lebih tinggi, dia juga sudah mulai kering. Nggak terlalu signifikan, hanya beberapa saja," tuturnya.

Sukino tidak bisa memastikan berapa jumlah makam yang ambles. Yang jelas, lanjut dia, setiap hari petugas makam melakukan monitoring kondisi pemakaman.

"Setiap hari kita, kita tiap hari itu memang selalu controlling. Waktu masih tinggi-tingginya COVID kan agak susah. Pas mulai reda baru mulai rutin. Kalau hari ini tadi sudah banyak (yang diperbaiki). Ini kan tersebar soalnya, ya 1 orang bisa ngerjain 2-3 makam itu sudah banyak," paparnya.

TPU Rorotan, Jakarta Utara.TPU Rorotan, Jakarta Utara (Faiz/detikcom)

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menjelaskan ada 10 petak makam di TPU Rorotan yang ambles. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengatakan hal ini terjadi lantaran adanya pelapukan peti jenazah COVID-19.

"Hal ini lumrah terjadi, bukan hanya pada pemakaman khusus COVID-19, tetapi juga pada pemakaman biasa, terutama yang menggunakan peti jenazah," kata Suzi dalam keterangan tertulis.

Suzi mengakui lahan pemakaman di TPU Rorotan ini bekas kawasan rawa. Kendati demikian, dia memastikan potensi amblesnya kecil.

"Sudah dilakukan pengurukan dan pemadatan tanah menggunakan alat berat sehingga potensi amblesnya kecil," jelasnya.

Pemprov DKI akan melakukan pengecekan rutin untuk mengantisipasi terulangnya kejadian makam ambles. Ketika didapati tanah ambles, akan langsung dilakukan perbaikan.

(idn/hri)