Berkas Lengkap, Eks Pejabat Ditjen Pajak Angin Prayitno Segera Disidang

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 01 Sep 2021 11:25 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK menyatakan berkas perkara eks pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno Aji (APA), di kasus dugaan suap saat pemeriksaan pajak pada 2016 dan 2017 telah lengkap. Angin Prayitno akan segera disidangkan.

"Pemberkasan perkara tersangka APA telah dinyatakan lengkap oleh tim JPU, maka pada Selasa (31/8/2021), tim penyidik telah melaksanakan tahap II, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti kepada tim JPU," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (1/9/2021).

Ali mengatakan Angin Prayitno ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan KPK Kaveling C1. Lalu tim JPU akan segera menyusun surat dakwaan dan melimpahkannya ke Pengadilan Tipikor.

"Penahanan dilanjutkan oleh tim JPU untuk waktu 20 hari, terhitung mulai 31 Agustus 2021 sampai 19 September 2021 di Rutan KPK Kaveling C1," kata Ali.

"Dalam waktu 14 hari kerja, tim JPU segera menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan Tipikor," imbuhnya.

Selanjutnya, Ali menyebut Angin Prayitno akan disidangkan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Selama proses penyidikan, KPK telah memeriksa 150 saksi.

"Persidangan diagendakan pada Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat," ujarnya.

"Selama proses penyidikan, telah dilakukan pemeriksaan 150 saksi, di antaranya para anggota tim pemeriksa pada Ditjen Pajak dan pihak swasta terkait lainnya," sambungnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan enam orang tersangka sebagai berikut:

1. Eks Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak, Angin Prayitno Aji (APA)
2. Eks Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan pada Direktorat Jenderal Pajak, Dadan Ramdani (DR)
3. Konsultan pajak, Ryan Ahmad Ronas (RAR)
4. Konsultan pajak, Aulia Imran Maghribi (AIM)
5. Kuasa wajib pajak, Veronika Lindawati (VL)
6. Konsultan pajak, Agus Susetyo (AS)

"Terkait hasil pemeriksaan pajak untuk tiga wajib pajak dimaksud, APA bersama-sama dengan DR diduga telah menerima sejumlah uang," kata Ketua KPK Firli Bahuri di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (4/5).

Dua eks pejabat yang diduga menerima suap itu ialah Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak tahun 2016-2019 Angin Prayitno Aji (APA) serta Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan pada Direktorat Jenderal Pajak Dadan Ramdani (DR). Mereka diduga menerima suap dari tiga perusahaan, yakni PT Gunung Madu Plantations, PT Bank PAN Indonesia (Panin), dan PT Jhonlin Baratama.

Firli menduga kedua orang tersebut mengatur jumlah pajak sesuai keinginan tiga perusahaan itu. Atas 'jasa' tersebut, keduanya diduga menerima duit total Rp 37 miliar.

Duit tersebut diduga diserahkan empat orang konsultan pajak atau perwakilan dari tiga perusahaan itu. Keempat orang itu adalah konsultan pajak Ryan Ahmad Ronas, Aulia Imran Maghribi, Agus Susetyo, serta kuasa wajib pajak Veronika Lindawati.

(mae/mae)