Anies Pamer Vaksinasi DKI 105%, PSI Bicara Peran TNI-Polri

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 29 Agu 2021 10:34 WIB
Pemerintah bersama pihak swasta terus menggenjot program vaksinasi COVID guna tercapai herd immunity. Seperti ini salah satunya.
Vaksinasi di DKI Jakarta (dok. Generali)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerkan vaksinasi COVID-19 di Ibu Kota sudah mencapai 105 persen dari target. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengkritik Anies karena melupakan peran TNI-Polri dalam vaksinasi DKI Jakarta.

"Polri dan TNI banyak melaksanakan vaksinasi di Jakarta, tapi tidak gembar-gembor seperti Pak Gubernur. Belum lagi swasta, komunitas, ormas, dan bahkan warga-warga yang bergerak juga," kata Ketua DPW PSI Michael Victor Sianipar kepada wartawan, Minggu (29/8/2021).

Dia mengingatkan Anies agar tidak menjadikan capaian vaksinasi ini sebagai panggung politik. Sebab, semuanya bergerak dalam hal ini.

"Kami berharap Pak Gubernur jangan jadikan vaksinasi ini panggung politik, semua kerja dan semua bergerak," ujarnya.

Selain itu, dia meminta Anies tak lupa berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan Menkes Budi Gunadi Sadikin.

"Masukan saya untuk Pak Gubernur, jangan lupa berterima kasih ke Pak Presiden dan Pak Menkes," lanjutnya.

Anies juga sempat menyindir daerah yang capaian vaksinnya masih rendah. Menurutnya, daerah lain yang sempat disindir bisa mencapai capaian vaksin setinggi DKI jika memiliki akses yang sama.

"Saya rasa kepala daerah sekitar atau yang mana pun yang dimaksud Pak Anies juga mampu menuntaskan vaksinasi kalau saja punya akses dosis vaksin seperti Ibu Kota," tuturnya.

Dia pun mengingatkan Anies tidak lupa soal tiga juta warga DKI Jakarta yang belum divaksinasi. Padahal, stok vaksin masih tersedia.

"Jangan lupa masih ada 3 juta warga Jakarta yang belum divaksin. Padahal stok vaksin tersedia. Pak Anies masih punya banyak PR (pekerjaan rumah), jangan buru-buru merasa tugas sudah selesai," ungkapnya.

Simak Video: Menerka Tetangga DKI yang Disindir Anies Baru 15% Vaksinasi

[Gambas:Video 20detik]



Anies Pamer Capaian Vaksin Corona

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan vaksinasi COVID-19 di Ibu Kota sudah mencapai 105 persen dari target. Dia kemudian membandingkan daerah tetangga yang vaksinasinya masih 15 persen.

Hal itu disampaikan Anies dalam Kongres Nasional II KA KAMMI yang disiarkan secara virtual, Sabtu (28/8). Awalnya Anies berbicara soal persiapan vaksinasi di Jakarta setahun sebelum dimulai.

"Misalnya kami lakukan vaksinasi sekarang, vaksinasi dikerjakan memang di bulan ini, tapi persiapannya itu kita bangun sistemnya sejak tahun lalu. Bangun sistem distribusi, sistem monitoring inventori dari tahun lalu untuk masker, APD, itu disiapkan betul sampai ke puskesmas paling ujung-ujung. Orangnya disiapkan, sistem monitoring disiapkan bertahap. Ketika kemudian ditambahkan dengan tugas vaksinasi, cepat," kata Anies.

Anies mengatakan ada lebih dari 200 ribu orang yang disuntik vaksin COVID-19 di Jakarta per hari. Dia menyebut target vaksinasi di Jakarta sudah terlampaui atau 105 persen. Namun dia tak menjelaskan detail apakah itu vaksinasi pertama atau vaksinasi lengkap dua dosis.

"Di Jakarta ini tiap hari ini bisa memvaksin lebih 200 ribu orang per hari. Kenapa bisa? Kita punya 300 puskesmas lebih dan 300 puskesmas lebih itu pemanasan terus dalam setahun dengan sistem distribusi itu. Sehingga sekarang kalau ditanya Jakarta target vaksinasi kita sudah 105 persen tercapai itu terlampaui, sementara tetangga ada yang masih 15, ada yang 20 persen," tuturnya.

1,5 Juta Warga DKI Divaksinasi TNI-Polri

Untuk diketahui vaksinasi di DKI Jakarta juga disukseskan oleh program Vaksinasi Merdeka yang digalakkan oleh Polda Metro Jaya. Selain itu ada juga vaksinasi dari TNI dan Polri yang disebut turut membantu cepatnya laju vaksinasi di DKI Jakarta. Terhitung ada 1,5 juta warga DKI Jakarta yang telah divaksinasi COVID-19 dosis pertama selama pelaksanaan Vaksinasi Merdeka.

"Alhamdulillah kita bisa mencapai target 1,5 juta sekian. Kali ini Presiden beri target akhir bulan tembus 2 juta," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/8/2021).

Capaian itu disampaikan Sigit di acara Malam Apresiasi Relawan Vaksinasi Merdeka. Dalam acara tersebut turut hadir Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Juga Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji.

Program Vaksinasi Merdeka digelar sejak 1 Agustus hingga 17 Agustus 2021. Lewat program itu ditargetkan 100 persen warga Jakarta telah divaksinasi COVID-19 dosis pertama.

Menurut Sigit, target itu telah terpenuhi. Bahkan, dari data yang diterima, angka 100 persen vaksinasi dosis pertama itu bisa tercapai pada 8 Agustus 2021.

"Saat itu kita launching, beliau (Kapolda Metro Jaya) sampaikan bahwa tanggal 17 Agustus diharapkan bisa tembus vaksin pertama 100 persen. Alhamdulillah kita tagih belum tanggal 17, pada 8 Agustus tembus 100 persen dan saat ini masuk vaksin tahap kedua kurang-lebih 50 persen," ungkap Sigit.

(rdp/imk)