Dikuliti TKA China, Buaya di Konawe Awalnya Lemas Diduga karena Limbah

Sitti Harlina - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 11:35 WIB
Konawe -

Viral di media sosial seorang tenaga kerja asing (TKA) China di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) menguliti buaya lalu memakannya. BKSDA Sultra sudah menerima laporan tersebut dan mengecek lokasi tempat buaya dikuliti.

"Berdasarkan arahan dari kepala balai, kemarin sudah diturunkan tim dan sudah melakukan olah TKP dan dilakukan dokumentasi. Jadi informasi yang kami dapatkan bahwa setelah tim tiba di TKP, tinggal darah buaya yang ditemukan," ujar Kasi Konservasi Wilayah II BKSDA Sultra, Laode Kaida, Kamis (26/8/2021).

Laode mengungkapkan, mayat buaya secara utuh sudah tidak ditemukan di lokasi kejadian tempat buaya dikuliti. Selain jejak darah buaya, tim juga menemukan beberapa sisa daging buaya yang sudah dimasak.

Laode juga mengatakan bahwa rencananya hari ini akan dilakukan klarifikasi kepada TKA yang menguliti buaya tersebut.

"Rencana hari ini akan dipanggil pihak yang mengetahui hal itu (buaya dikuliti TKA) untuk dimintai keterangan setelah itu kami serahkan ke balai Gakkum untuk proses hukumnya," tegasnya.

Ditegaskan Laode, TKA yang menguliti dan memakan daging buaya itu terancam hukuman 5 tahun penjara, jika terbukti sengaja menangkap hingga memakan buaya.

"Kalau unsur kesengajaan maksimal penjara 5 tahun, sesuai dengan UU No 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam dan ekosistem," tegasnya.

Kaida membeberkan kronologi penemuan buaya tersebut hingga menjadi viral, yang berawal dari penemuan buaya tersebut oleh seorang warga lokal.

"Kronologisnya, informasi dari olah TKP bahwa buaya itu masuk di selokan dan kondisi buaya sudah dalam keadaan lemas mungkin akibat limbah pabrik atau gimana, yang tangkap informasi yang didapat bahwa masyarakat lokal di situ selanjutnya ada yang mintai dari pihak WNA," bebernya.

(nvl/nvl)