Hingga Agustus 2021, 24 Pelaku Bakar Lahan di Riau Ditangkap

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 25 Agu 2021 11:51 WIB
Petani menggendong anaknya saat melihat kebun nanas yang ikut terbakar di Kecamatan Medang Kampai, Dumai, Riau, Senin (22/2/2021). Kebakaran lahan gambut seluas 11 hektar yang menjalar ke perkebunan warga tersebut disebabkan cuaca panas selama tiga pekan terakhir. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/rwa.
Ilustrasi petugas berupaya memadamkan karhutla menggunakan benda yang ada karena jauhnya titik air. (Foto: ANTARA FOTO /Aswaddy Hamid)
Pekanbaru -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus terjadi setiap tahun. Pada 2021, tercatat 260 hektare (ha) lahan terbakar dan 24 orang menjadi tersangka.

Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Ferry Irawan, mengatakan lahan terbakar tersebar di sembilan kabupaten dan kota. Luas lahan terbakar mulai dari setengah hektare sampai 170 hektare.

"Luas lahan terbakar yang kita tangani itu ada 260,19 ha. Dari luasan lahan terbakar ini diamankan 24 orang tersangka," tegas Ferry kepada detikcom, Rabu (25/8/2021).

Ferry menyebut ada ribuan hektare lahan terbakar di Riau. Namun, seluruhnya ada akibat kesengajaan dan faktor alam yang tidak seluruhnya dilakukan proses hukum.

"Ada ribuan hektare lahan terbakar, semua ada yang disengaja atau faktor alam. Ini yang 260,19 ha adalah kasus pembakaran yang dilakukan masyarakat secara sengaja dan bisa ditangani proses pidananya," kata Ferry.

Dari luasan lahan terbakar itu, 24 orang ditangkap dan ditetapkan tersangka. Di mana seluruhnya ditangkap setelah ada 20 laporan polisi di polres jajaran Polda Riau.

"(Penangkapan) 24 orang ini setelah ada 20 laporan polisi yang kami terima. Hasil pendalaman 20 orang kami tetapkan tersangka," katanya.

Sementara dalam catatan BPBD Riau hingga Agustus tercatat ada 1.235 hektare lahan terbakar. Dari luasan lahan terbakar tertinggi di Bengkalis. Tercatat ada 348 hektare lahan terbakar yang mayoritas adalah gambut.

(ras/jbr)