PD soal Wapres AS Tak Mampir ke Indonesia: COVID-19 Jadi Citra Buruk

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 25 Agu 2021 09:27 WIB
Anggota Komisi I DPR RI Fraksin Partai Demokrat Rizki Natakusumah
Anggota Komisi I DPR RI Fraksin Partai Demokrat Rizki Natakusumah (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Wakil Presiden Amerika Serikat (Wapres AS) Kamala Harris mengunjungi Singapura dan Vietnam dalam lawatannya ke Asia Tenggara, tapi tak mampir ke Indonesia. Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Demokrat (PD) Rizki Natakusuma menduga Wapres AS enggan berkunjung karena kondisi penanganan COVID-19 di Tanah Air.

"Yang menjadi kekhawatiran kami ini bisa terlihat sebagai cerminan dari pengendalian atau pelaksanaan pemulihan pandemi, bisa dilihat sebagai cerminan kesiapan negara kita dalam mengatasi pandemi COVID-19. Tentu ini menjadi citra buruk, apalagi beberapa waktu lalu baik Presiden Trump sebelum beliau turun jabatan ataupun Presiden Biden sudah mengeluarkan statemen terkait dengan Indonesia yang kurang apik untuk didengar," kata Rizki kepada wartawan, Rabu (25/8/2021).

Rizki mengatakan, jika Kamala Harris berkunjung ke Indonesia, banyak sekali isu bisa dibahas antara kedua negara itu. Seperti perjanjian-perjanjian antara Indonesia dan Amerika, baik itu di bidang hubungan luar negeri, bidang pertahanan, maupun bidang perdagangan.

"Yang dibahas di situ salah satunya konflik di Laut Tiongkok Selatan, ini kan kita memang bukan salah satu negara yang terlibat secara langsung di prahara konfliknya. Tapi kita mempunya kepentingan yang sangat besar di Laut China Selatan, karena kita berbatasan langsung dengan Laut Tiongkok Selatan tersebut," ucapnya.

"Jadi sebenarnya banyak yang bisa dibahas, menjadi kerugian menurut saya jika karena kekurangan dari kesiagaan pemerintah Republik Indonesia dalam menanggulangi COVID-19, pertemuan antara 2 kepala negara, antara Kamala Harris dengan kepala negara Indonesia atau Pak Jokowi ini tertunda karena kurang atau minimnya penanggulangan COVID-19 di Indonesia," tambahnya.

Seperti dilansir AFP, Selasa (24/8), Kamala Harris sebelumnya melakukan kunjungan ke Singapura dan Vietnam pekan ini, dalam rangkaian mengatur ulang hubungan dengan negara-negara Asia setelah era mantan Presiden Donald Trump yang bergejolak dan dalam upaya menangkal pengaruh China yang makin meningkat.

Dalam pidatonya membahas tujuan kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden Joe Biden, Harris menegaskan kembali bahwa AS memiliki 'komitmen abadi' di kawasan Asia. Dia juga menyinggung soal klaim-klaim China dalam sengketa Laut China Selatan.

"Kita tahu bahwa Beijing terus memaksa, mengintimidasi dan mengklaim sebagian besar Laut China Selatan," sebut Harris dalam pidatonya di Singapura.

(fas/tor)