BPIP Pastikan Muhammad Kece Bukan Duta Pancasila

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 22 Agu 2021 21:03 WIB
BPIP
Foto ilustrasi: Pimpinan BPIP
Jakarta -

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menegaskan bahwa Muhammad Kece bukanlah Duta Pancasila. Gelar Duta Pancasila hanya diberikan negara untuk Purna Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka).

BPIP mendeteksi isu di media sosial bahwa Muhammad Kece yang dinilai menghina agama di YouTube adalah Duta Pancasila. Dia menjelaskan, isu itu tidak betul.

"Muhammad Kece sebagai Duta Pancasila BPIP adalah hoax," demikian keterangan tertulis dari BPIP, atas nama Plt Sekretaris Utama BPIP, Karjono, Minggu (22/8/2021).

BPIP menyatakan narasi yang disebarkan Muhammad Kece adalah narasi yang destruktif, menyebar kebencian, dan merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Narasi Muhammad Kece harus dilaporkan (di-report) dan diblokir dari media sosial.

"Muhammad Kece tidak pernah terlibat dalam program apapun yang diselenggarakan oleh BPIP. Program Duta Pancasila, dilaksanakan berdasarkan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pembinaan Ideologi Pancasila Kepada Generasi Muda Melalui Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, dan baru kami mulai tahun 2021 dan diperuntukkan untuk anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)," kata BPIP.

BPIP memohon pers tidak ikut menyebarkan berita bohon dan memberitakan secara akurat. Tokoh publik yang telanjur menyebarkan berita bohon juga harus memberikan klarifikasi kepada para follower-nya.

"Kami mendorong seluruh masyarakat Indonesia agar melakukan proses penyaringan informasi secara tepat, sehingga tidak ada lagi informasi salah, menyingkirkan informasi yang memecah keutuhan bangsa. Adanya disrupsi teknologi yang tidak terelakkan menuntut kita untuk lebih berhati-hati dalam memproduksi dan mendistribusikan informasi," kata BPIP.

YouTuber Muhammad KeceYouTuber Muhammad Kece Foto: dok ist

Liat juga video 'Pernyataan Muhammad Kece Usai Dikecam karena Dugaan Penistaan Agama':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya, soal Duta Pancasila: