Boleh Dijadikan Arena Olahraga Outdoor Saat PPKM, Ragunan Belum Buka

Firda Cynthia A - detikNews
Sabtu, 21 Agu 2021 13:11 WIB
Taman Margasatwa Ragunan belum beroperasi. Warga belum bisa berolahraga outdoor di lokasi (Firda Cynthia/detikcom)
Taman Margasatwa Ragunan belum beroperasi. Warga belum bisa berolahraga outdoor di lokasi. (Firda Cynthia/detikcom)
Jakarta -

Taman Margasatwa Ragunan belum beroperasi. Warga belum bisa berolahraga outdoor di lokasi.

Pantauan detikcom, Sabtu (21/8/2021), gerbang pintu utama tertutup. Tampak ada dua petugas satpam yang berjaga.

"Untuk waktu kembali beroperasi menunggu keputusan dari pimpinan," kata pejabat Humas Taman Margasatwa Ragunan Bambang Wahyudi saat dihubungi detikcom, Sabtu (21/8/2021).

Taman Margasatwa Ragunan tutup sejak Selasa (22/6) setelah DKI Jakarta menerapkan PPKM darurat, yang kemudian berganti istilah menjadi PPKM level 4. Sejauh ini, Bambang belum dapat memastikan kapan Taman Margasatwa Ragunan kembali beroperasi.

"TMR (Taman Margasatwa Ragunan) diatur dengan Kepgub No 796 Tahun 2021 dan SK Kadis Pertamanan dan Hutan Kota No 209 Tahun 2021," katanya.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 796 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro bahwa seluruh taman dan hutan kota di Jakarta, termasuk Taman Margasatwa Ragunan (TMR), ditutup sementara mulai 22 Juni 2021 hingga waktu yang akan diinformasikan selanjutnya.

Supardi (52), salah satu pengunjung, tak diizinkan masuk Taman Margasatwa Ragunan. Ia bersama istrinya berniat mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan untuk berwisata selama berada di Jakarta.

Taman Margasatwa Ragunan belum beroperasi. Warga belum bisa berolahraga outdoor di lokasi (Firda Cynthia/detikcom)Taman Margasatwa Ragunan belum beroperasi (Firda Cynthia/detikcom)

"Dulu saya warga sini, tapi sudah enam bulan tinggal di Surabaya. Sedang ke Jakarta dan ajak istri main ke sini karena informasinya sudah ada relaksasi, tapi ternyata belum dibuka sama sekali," ujarnya.

Supardi mengatakan dirinya merujuk pada tempat wisata lain yang telah memberlakukan relaksasi, seperti Taman Impian Jaya Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah. Akhirnya ia dan istri hanya bisa mengambil foto di depan gerbang Taman Wisata Ragunan.

Sementara itu, Ahmad (39), salah satu anggota komunitas pesepeda, tak diizinkan masuk saat hendak berolahraga di kawasan wisata Taman Margasatwa Ragunan. Datang dari Depok, ia berniat datang untuk memastikan kapan Taman Margasatwa Ragunan akan kembali beroperasi.

"Saya tadi ditanya teman-teman juga, Ragunan sudah buka atau belum. Tapi setelah saya ke sini ternyata belum buka. Ini mau tanya-tanya dulu kapan kembali buka," ujar dia.

Sebelumnya, Ahmad kerap bersepeda di kawasan Taman Margasatwa Ragunan bersama anggota komunitas lainnya. Namun rutinitas itu harus mereka setop selama penerapan PPKM level 4 di DKI Jakarta.

"Selama pandemi masih sempat ke sini, sebelum PPKM. Sekarang mau ke sini lagi tapi ternyata belum bisa masuk," katanya.

(jbr/jbr)