Peraturan Naik Busway Selama PPKM Level 4 Terbaru

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 12 Agu 2021 20:01 WIB
Jakarta -

Peraturan naik busway selama PPKM kali ini kembali mengalami penyesuaian. Hal ini berlaku seiring diperpanjangnya masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, 3, dan 2 di wilayah Jawa dan Bali yang berlaku pada 10-16 Agustus 2021.

Perubahan aturan salah satu transportasi andalan warga Jakarta ini merujuk pada Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 30 Tahun 2021 dan Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 974 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 (empat) Corona Virus Disease 2019.

Peraturan Naik Busway Selama PPKM Sesuai SK Dishub DKI

Aturan baru untuk naik busway atau TransJakarta tertuang dalam urat Keputusan (SK) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Nomor 321 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pembatasan Kapasitas Angkut dan Waktu Operasional Sarana Transportasi pada Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 (empat) Corona Virus Disease 2019.

Dalam SK disebutkan ketentuan wajib vaksin bagi seluruh pelanggan transportasi publik, termasuk TransJakarta. Saat ini, aturan baru tersebut akan disosialisasikan lebih dulu.

"Jadi selama 3 (tiga) hari pertama ini, TransJakarta menghimbau seluruh masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi COVID-19 untuk segera melakukan vaksinasi diri agar bisa menggunakan layanan TransJakarta, sekaligus menjadi bagian dalam upaya menekan penyebaran wabah virus COVID-19," katanya.

Penjelasan soal Peraturan Naik Busway Selama PPKM

Saat ini, Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) yang awalnya diwajibkan untuk penumpang layanan TransJakarta tidak diperlukan lagi. Masyarakat hanya perlu menunjukkan sertifikat vaksin.

"Sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah, TransJakarta kembali melakukan penyesuaian layanan di mana bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan TransJakarta diwajibkan untuk menunjukkan surat vaksin COVID-19, baik yang sudah dicetak maupun melalui aplikasi PeduliLindungi pada ponsel," ujar Direktur Operasional PT TransJakarta dalam keterangan tertulis, Kamis (12/8/2021).

Aturan ini akan disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat.

"Jadi selama 3 (tiga) hari pertama ini, TransJakarta menghimbau seluruh masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi COVID-19 untuk segera melakukan vaksinasi diri agar bisa menggunakan layanan TransJakarta, sekaligus menjadi bagian dalam upaya menekan penyebaran wabah virus COVID-19," katanya.

Untuk pemeriksaan sertifikat vaksin, TransJakarta akan dibantu oleh petugas Dishub DKI. Penumpang hanya perlu menyiapkan sertifikat vaksin menjelang memasuki halte.

Kemudian, operasional TransJakarta juga disesuaikan dengan waktu operasional pukul 05.00-20.30 WIB. Sementara untuk layanan tenaga kesehatan (nakes) akan beroperasi pada pukul 20.31-21.30 WIB.

Meski aturan mulai dilonggarkan, untuk kapasitas masih dibatasi. TransJakarta tetap memberlakukan pembatasan kapasitas angkut sebesar 50 persen dari kapasitas total dengan ketentuan bus gandeng hanya boleh diisi maksimal 60 pelanggan, maksimal 30 orang untuk bus maxi dan single, bus medium 15 orang dan maksimal diisi oleh 6 (enam) pelanggan untuk bus mikro.

(izt/imk)