Digerebek Polisi karena Prostitusi, Hotel di Jakpus Pernah Diprotes Aktivis

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 11 Agu 2021 03:17 WIB
Foto ilustrasi untuk prostitusi artis
Ilustrasi prostitusi (Foto: Phil McCarten/Getty Images)
Jakarta -

Polisi menggerebek hotel di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat yang dijadikan tempat prostitusi ABG. Hotel tersebut diketahui pernah mendapatkan sejumlah protes dari para aktivis hukum.

"Pernah disurati mahasiswa jaringan hukum terkait hotel sebagai tempat prostitusi," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat, kepada wartawan, Selasa (10/8/2021).

Hotel tersebut ternyata sempat dijadikan tempat karantina pasien COVID-19. Tubagus menambahkan separuh kamar di hotel tersebut digunakan untuk aktivitas prostitusi.

"(Sebesar) 50 persen hunian diisi untuk open BO," imbuhnya.

Penggerebekan itu dilakukan pada Senin (9/8/2021), sekitar pukul 22.30 WIB. Polisi menggerebek hotel tersebut setelah mendapat informasi adanya prostitusi anak di bawah umur. Di lokasi tersebut, polisi mengamankan 8 anak di bawah umur, 2 muncikari, dan seorang supervisor hotel.

"Personel Unit 4 Subdit 5 Ditreskrimum telah mengamankan beberapa wanita BO yang masih di bawah umur, joki serta beberapa orang yang tertangkap tangan diduga keras sedang/telah melakukan perbuatan cabul dengan korbannya adalah anak di bawah umur," katanya.

"Mempertimbangkan situasi dan kondisi tidak semua diamankan di kantor, melainkan hanya anak yang di bawah umur saja dan karyawan hotel," ujarnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 76 I Jo Pasal 88 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 296 KUHP dan/atau Pasal 506 KUHP.

(isa/isa)