Walkot Makassar Minta Pelni Tangani Keluhan di Kapal Isolasi COVID

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 06 Agu 2021 18:26 WIB
KM Umsini mulai beroperasi untuk isolasi mandiri warga Makassar positif COVID-19.
KM Umsini mulai beroperasi untuk isolasi mandiri warga Makassar positif COVID-19. (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengaku telah meminta pihak PT Pelni menyelesaikan sejumlah keluhan dari para pasien isolasi mandiri (isoman) di KM Umsini. Danny memastikan keluhan itu telah diselesaikan.

"Keluhan itu sama Pelni sebenarnya. Tapi itu sudah diatasi, minta pertanggungjawabanlah," kata Danny saat berbincang dengan detikcom di kediaman pribadinya, Jumat (6/8/2021).

Danny mengatakan keluhan-keluhan para pasien isoman pada dasarnya merupakan persoalan kenyamanan. Dia memastikan pihaknya akan tanggap dalam memberi solusi.

"Sebenarnya keluhan itu lebih di kenyamanan, bukan prinsip. Tapi kita tangani kok," kata Danny.

Danny ikut menyinggung sejumlah keluhan para pasien isoman, termasuk keluhan ada air yang merembes ke dalam kamar pasien sehingga mereka tidak nyaman karena kamar jadi basah. Danny menyebut hal itu telah diatasi.

"Itu juga misalnya ada air di atas dek lantai 6, itu dari kondensasi AC, dibilang tidak layak kan, tapi itu dari kondensasi AC," kata Danny.

"Akhirnya saya perintahkan cleaning service saya yang datang, sudah selesai," imbuhnya.

Sementara itu, soal jaringan WiFi yang lambat, Danny mengaku telah marah ke bawahannya karena seharusnya persoalan itu tak perlu terjadi.

"Nah WiFi itu yang saya paling marah sebenarnya. Akhirnya saya putuskan belikan kuota semua, kasih kuota saja. Karena tidak jalan itu program, yang training itu. Itu yang saya marah," tutur Danny.

Danny mengatakan kini para pasien isoman tak perlu mengeluh lagi karena seluruh nomor mereka telah dicatat dan dibelikan kuota internet.

"Semua. Kasi nomor telepon semua, kita kirimkan kuota mereka," katanya.

Danny juga memastikan pihaknya akan terus mengevaluasi isolasi apung ini sehingga prosesnya dapat terus disempurnakan.

"Memang saya target satu minggu untuk evaluasi, banyak hal yang kita tidak pernah tahu, tapi kan suplai kan bagus, senam oke, pancing sudah jalan," pungkas Danny.

(hmw/jbr)