Saksi Sebut Ferdy Yuman Sewakan Rumah Persembunyian untuk Nurhadi

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 06 Agu 2021 15:19 WIB
Sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Jumat (6/8/2021) (Foto: Zunita Putri/detikcom)
Sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Jumat (6/8/2021). (Zunita Putri/detikcom)
Jakarta -

Penyidik KPK Rizka Anungnata menyebut terdakwa Ferdy Yuman menyewakan rumah tinggal untuk mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi, saat menjadi buron KPK. Rizka menyebut Ferdy membayar sewa rumah itu.

Rizka adalah penyidik KPK yang menangani perkara Nurhadi dan menantu Rezky Herbiyono. Rizka juga yang menangkap Nurhadi di rumah yang disewa Ferdy Yuman di Jalan Simprug Golf, Jakarta Selatan.

"Dari fakta penyidikan bahwa uang yang diberikan Rezky Herbiyono itu sekitar Rp 420 juta plus jaminan. Rp 420 juta adalah harga sewa rumah, itu didapat dari keterangan beberapa saksi," kata Rizka saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Jumat (6/8/2021).

Rizka menegaskan Rezky Herbiyono juga mengakui menyerahkan uang Rp 420 juta ke Ferdy Yuman. Rizka menyebut Nurhadi mengetahui itu.

"BAP Rezky menjelaskan dia memberikan uang. Mereka (Nurhadi-Rezky) selalu berdua pergerakan mereka selalu berdua tidak mungkin Nurhadi nggak tahu, Rezky kan nggak punya uang," ungkap Rizka.

Dalam sidang ini, Rizka juga bercerita tentang penangkapan Nurhadi. Menurut Rizka, saat penangkapan, Nurhadi dan menantunya tidak kooperatif.

Bahkan saat berada di rumah sewaan yang ditinggal Nurhadi dan keluarga itu, penyidik KPK juga sempat dikelabui oleh mobil Fortuner yang keluar dari rumah Nurhadi. Sempat terjadi kejar-kejaran antara penyidik dan pengemudi mobil Fortuner yang keluar dari rumah Nurhadi.

"Saya pikir itu saya sudah menelisik ada upaya-upaya Pak Nurhadi saya pikir ini pasti dia mau kabur, begitu sampai di lokasi mobilnya langsung kelihatan gerak dan kita ketahui dia menaikkan kecepatan. Artinya pada saat keluar dari Permata Hijau memang mobil kami Kijang Innova sehingga posisi kami berat, sedangkan Fortuner itu agak kuat," ungkap Rizka.

Ternyata, setelah Rizka dan tim kembali ke rumah Simprug Golf, Nurhadi dan Rezky ada di rumah itu. Saat penangkapan, barang elektronik juga sudah di-reset oleh Nurhadi dan Rezky.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya