Vaksinasi 1.000 Mahasiswa UIN, Kapolda NTB: Ikhtiar Agen Perubahan Lawan COVID

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 06 Agu 2021 12:55 WIB
Vaksinasi COVID-19 1.000 mahasiswa UIN Mataram, NTB
Polda NTB dan organisasi kepemudaan Cipayung Plus menggelar vaksinasi COVID-19 1.000 mahasiswa UIN Mataram. (Foto: dok. Polda NTB)
Mataram -

Seribu sivitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah mendapat suntikan dosis pertama vaksin COVID-19. Setelah ini, mereka diharapkan dapat mengkampanyekan vaksinasi COVID-19 agar NTB secepatnya terbebas dari virus COVID-19.

"Dalam momentum bulan Kemerdekaan RI ini, mari kita merahkan semangat kita dan putihkan NTB ini dari virus COVID-19. Saya yakin apabila sivitas akademika UIN dan mahasiswa bergerak sebagai fungsinya, sebagai agent of change, NTB bisa lepas dari pandemi COVID-19," kata Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal dalam keterangan tertulis, Kamis (5/8/2021).

Iqbal berharap NTB menjadi provinsi percontohan tertib vaksin dan patuh protokol kesehatan (prokes). Kegiatan vaksinasi di UIN Mataram ini terlaksana atas kerja sama Polda NTB dan organisasi kepemudaan (OKP) Cipayung Plus.

"Adik-adik mahasiswa dikenal memiliki peran kontrol sosial terhadap kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara. Masa depan negara kita terletak pada pemuda, khususnya mahasiswa," ujar Iqbal.

Meski kegiatan vaksinasi 1.000 dosis ini telah berakhir di UIN Mataram, Iqbal mengatakan hal serupa masih akan terus dilaksanakan di kampus-kampus lainnya. Kegiatan dengan tema 'Vaksinasi Presisi Merdeka Goes to Campus' ini dilakukan di seluruh perguruan tinggi di NTB.

"Ini merupakan ikhtiar awal untuk menggerakkan para mahasiswa menjadi agen perubahan di tengah-tengah pandemi COVID-19," ucap Iqbal.

Iqbal kemudian menyampaikan rasa terima kasih kepada Rektor UIN Mataram Profesor H Masnun Tahir, yang turut berkontribusi dalam kegiatan vaksinasi ini. "Kami tidak bisa sendirian menghadapi pandemi COVID-19 ini. Pemerintah pusat, pemda NTB, TNI, Polri tidak bisa bergerak sendiri. Kami butuh dukungan penuh dari semua pihak, termasuk insan perguruan tinggi," imbuh dia.

Masih berdasarkan keterangan tertulis, Ketua PKC PMII Bali-Nusa Tenggara, yang merupakan salah satu anggota OKP Cipayung Plus, Azis Muslim berharap mahasiswa mengingat perjuangan Indonesia yang dijajah selama 350 tahun. Sejarah itu, imbau Azis, bisa dimaknai saat ini dengan perjuangan bersama melawan COVID1-9.

"Kita harus lawan Corona ini dengan menegakkan protokol kesehatan. Vaksinasi Presisi Merdeka ini harus kita dukung atau kita dorong, karena saat bangsa ini ada wabah," tutur Azis.

"Kita harus bergandeng tangan dan berkolaborasi. Kita apresiasi langkah pemerintah untuk melawan COVID-19 ini," lanjut Azis.

Sebelumnya diberitakan, Polda NTB akan menyiapkan 1.000 dosis vaksin COVID-19 di tiap kampus. Para kapolres pun diminta memaksimalkan vaksinasi kepada warga di wilayah hukum masing-masing satuan.

Vaksinasi COVID-19 1.000 mahasiswa UIN Mataram, NTBSeribu mahasiswa UIN Mataram menerima dosis pertama vaksin COVID-19. (Foto: dok. Polda NTB)
(aud/fjp)