Pengacara: Dinar Candy Sampaikan Aspirasi, Berbikini Adalah Gayanya

Wilda Hayatun Nufus, Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 23:54 WIB
Pengacara Dinar Candy, Acong Latief
Pengacara Dinar Candy, Acong Latief (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Dinar Candy ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi setelah melakukan aksi berbikini di pinggir jalan. Menurut pengacara Dinar Candy, Acong Latief, apa yang dilakukan kliennya itu adalah bentuk kritik terhadap pemerintah.

"Yang jelas Dinar itu melakukan seperti itu adalah bentuk aspirasi penolakan terhadap perpanjangan PPKM itu. Yang dia lakukan tujuannya sebagai bentuk kritik," kata Acong kepada wartawan di Polres Jaksel, Kamis (5/8/2021).

Acong mengatakan Dinar Candy terdampak PPKM level 4 ini. Bisnis Dinar Candy juga tersendat akibat pandemi COVID-19.

"Bahwa dia salah satu orang yang punya dampak terhadap PPKM ini, sehingga dia melakukan hal seperti itu (bikin) usahanya macet," ucapnya.

Acong melanjutkan, PPKM ini tidak hanya hanya berdampak buat Dinar Candy. Sebagian masyarakat juga terkena dampak akibat kebijakan pemerintah itu.

"Saya kira tidak hanya Dinar ya, ada orang-orang lain yang merasakan seperti apa dampak dari PPKM ini terhadap ekonomi, terhadap income," katanya.

Acong kembali menegaskan bahwa aksi berbikini Dinar Candy adalah sebagai bentuk protes atas kebijakan pemerintah. Adapun cara Dinar Candy menyampaikan aspirasi dengan berbikini, menurut Acong hal itu kembali ke gaya tiap orang.

"Itu tentunya yang dilakukan oleh Dinar Candy bentuk protes, bentuk aspirasi. Yang disampaikan tentunya dengan gaya dia, kalau mahasiswa pakai jas segala macam dan dia kan DJ jadi tentunya dengan pola dia dan gaya dia," katanya.

Menurutnya, tidak ada motif lain Dinar Candy dalam aksi berbikini, hanya menyampaikan aspirasi semata.

"Yang disampaikan tidak ada motif lain selain menyampaikan aspirasi terhadap perpanjangan PPKM ini dampak yang dia rasakan itu sih," tuturnya.

Seperti diketahui, Dinar Candy ditetapkan sebagai tersangka di kasus ini. Dinar Candy dijerat UU Pornografi setelah melakukan aksi protes PPKM dengan berbikini di jalanan.

(mei/mei)