KPAI Terima Aduan Pemberian Bansos DKI Ditunda Jika Belum Vaksin COVID

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 23:30 WIB
Anggota KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti
Komisioner KPAI Retno Listyarti (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta -

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima aduan dari warga yang menyebut pemerintah akan menunda bantuan sosial (bansos) jika tidak mau disuntik vaksin COVID-19. Komisioner KPAI Retno Listyarti menjelaskan, laporan ini bermula dari kejadian orang tua yang tidak mau anaknya divaksin COVID-19.

"Jadi ada orang tua yang dia nggak mau anaknya divaksin. Di situ ada 'peringatan' kalau nggak mau divaksin keluarga sama anaknya maka bantuan yang diterima akan ditunda, bukan dihilangkan tapi ditunda," kata Retno dalam konferensi virtual, Kamis (5/8/2021).

Retno menyebut bansos yang dimaksud adalah program keluarga harapan (PKH) DKI Jakarta. Retno mengatakan, awalnya warga tersebut mendengar desas-desus penundaan bansos PKH. Tak terkecuali, bantuan untuk anak-anak.

Pelapor akhirnya menanyakan kebenaran kabar itu kepada RT setempat. Ketua RT pun membenarkannya.

"Kalau RT nya bilang bantuan yang PKH kali ya maksudnya dari Dinsos itu akan ditunda. Itu memang ada laporan di KPAI. Satu laporan berasal dari wilayah Jakarta Barat," jelasnya.

Retno mengaku belum berkoordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait permasalahan ini. Namun, dia menegaskan, prinsipnya, siapa pun tidak boleh memaksa warga untuk mau divaksinasi.

"Kalau menggunakan ketentuan WHO memang tidak boleh memaksa orang untuk divaksin. WHO itu membuat seperti itu. Jadi vaksinasi kalau menurut saya hak anak," imbuhnya.

Terkait vaksinasi anak, Retno menyampaikan kegiatan ini sangat bergantung dengan keputusan orang tua. Untuk itu, dia meminta kesadaran orang tua agar mengizinkan anaknya divaksinasi COVID-19.

"Jadi kalau anaknya mau divaksin tapi orang tua nggak boleh, maka nggak bisa divaksin juga. Dalam kesempatan ini, saya selaku komisioner KPAI mau mengingatkan kepada orang tua apa yang diragukan untuk vaksinasi ini? seharusnya bersedia untuk divaksin kecuali anaknya nggak bisa divaksin karena faktor kesehatan," tegasnya.

(isa/isa)