Jokowi Telepon Gubernur Sumbar, Bicarakan Bantuan Penanganan COVID-19

Jeka Kampai - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 22:09 WIB
Cagub Sumbar Mahyeldi Diperiksa Bawaslu Terkait Dugaan Pelanggaran Pilkada
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi (Jeka Kampai/detikcom)
Padang -

Presiden Jokowi menelepon Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi. Kepala negara mengabarkan akan memasok bantuan ke Ranah Minang untuk membantu penanganan COVID-19.

Jokowi menelepon Mahyeldi pada Kamis (5/8/2021) sore. Disebutkan, Jokowi menanyakan kondisi penanganan COVID-19 di Sumbar.

"Tadi Presiden menelepon sekitar pukul 15.20 WIB menanyakan perkembangan penanganan COVID-19 di Sumbar. Kita melaporkan kondisi terkini dan Presiden langsung menanggapi dengan memberikan bantuan," kata Mahyeldi kepada wartawan.

Mahyeldi menyatakan ada tiga jenis bantuan yang akan dikirim, yakni 100 buah konsentrator oksigen, obat-obatan, dan tambahan vaksin.

"Bantuan akan sampai dalam satu atau dua hari ke depan. Untuk kosentrator oksigen dan obat-obatan direncanakan dikirim satu dua hari ini insyaallah sampai Sumatera Barat. Sementara untuk vaksin, akan dikirim dalam waktu satu pekan ke depan," kata Mahyeldi.

Kepada Jokowi, Mahyeldi menyampaikan laporan di antaranya tentang kenaikan kasus positif di Sumbar. Hal itu disebabkan jumlah testing dan tracing yang ditingkatkan beberapa waktu terakhir.

Politisi partai PKS itu juga melaporkan upaya-upaya yang telah dilakukan Pemprov Sumbar dalam penanganan COVID. Antara lain penambahan tempat tidur di setiap rumah sakit, penyaluran bantuan sosial, dan antisipasi kelangkaan oksigen.

Tak lupa, ia menyampaikan kekurangan vaksin dan obat-obatan yang terjadi di Sumbar.

"Kita sampaikan bahwa koordinasi antara Rumah Sakit di Sumbar sudah berjalan dengan cukup baik. Ada penambahan tempat tidur yang totalnya cukup banyak sehingga penanganan pasien bisa semakin maksimal," ujarnya.

Jokowi disebut langsung merespons laporan itu dengan menjanjikan pengiriman bantuan ke Sumatera Barat. Gubernur Mahyeldi berharap datangnya bantuan Presiden itu akan meningkatkan penanganan COVID-19 di Sumbar, serta mampu menekan jumlah kasus aktif yang terjadi di daerah itu.

Simak juga 'Saat RS di Sumbar Teriak Mulai Kehabisan Stok Oksigen':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)