Polisi soal Aksi Dinar Candy Berbikini: Negara Kita Junjung Norma-norma

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 14:14 WIB
Jakarta -

Polisi belum menentukan status Dinar Candy setelah diamankan karena protes PPKM dengan berbikini di pinggir jalan. Namun polisi mengingatkan bahwa Negara Republik Indonesia menjunjung tinggi norma-norma yang ada.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan sore ini penyidik Polres Metro Jaksel akan melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah aksi berbikini Dinar Candy ini termasuk dalam unsur pidana pornografi atau pornoaksi.

"Tetapi kita ketahui bersama ini yang perlu dipahami bahwa negara kita ini adalah negara Pancasila, negara (yang menjunjung) norma-norma agama, norma-norma kesusilaan. Ini kita paling kental di negara kita ini, ya ini menjadi dasar," kata Kombes Yusri saat jumpa pers di Polres Metro Jaksel, Jl Wijaya I, Jakarta Selatan, Kamis (5/8/2021).

Aksi Dinar Candy berbikini di pinggir jalan dan meng-upload ke media sosial akan menimbulkan pro dan kontra.

"Saya yakin teman-teman juga sama, teman media, teman netizen yang membaca dan melihat upload-an daripada Saudari DM ini pasti akan keluar satu pendapat pendapat yang kurang etikanya ya," imbuhnya.

Untuk itu, polisi akan mengkaji lebih jauh apakah Dinar Candy bisa dijerat dengan UU ITE maupun UU Pornografi.

"Nah, inilah yang kemudian kita (kaji) persangkaan di pasal UU Pornografi dan juga di UU ITE," imbuhnya.

Kaji UU Pornografi

Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan sore ini akan melakukan gelar perkara terkait aksi Dinar Candy. Gelar perkara dilakukan untuk mengkaji unsur pidana, termasuk menetapkan status perkara, apakah bisa ditingkatkan ke proses penyidikan.

"Mudah-mudahan sore nanti kita akan lakukan gelar perkara untuk bisa menentukan apakah unsur-unsur dalam persangkaan pasal, yaitu tentang pornografi dan juga Undang-Undang ITE, karena yang bersangkutan memang yang meng-upload di IG-nya," kata Yusri.

Saat ini Dinar Candy masih diperiksa di Polres Metro Jakarta Selatan. Adiknya sekaligus manajer Dinar Candy juga diperiksa karena merekam aksi berbikini tersebut.

"Yang memvideokan itu adiknya berdasarkan perintah dari Saudari DM atau alias DC ini. Tapi semua yang meng-upload di Instagram-nya adalah Saudari DC sendiri," ungkap Yusri.

(mea/fjp)