Jokowi Minta Naik, Kok Testing COVID-19 Turun di Pekan Ini?

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 09:08 WIB
Hand of scientist is holding a test-tube with positive blood test on CORONAVIRUS
Ilustrasi Corona (Foto: Getty Images/iStockphoto/andriano_cz)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut testing untuk mengetahui kasus positif Corona atau COVID-19 saat ini berada pada angka 4,01 per 1.000 penduduk per minggu. Angka itu turun dibanding pekan lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh jubir Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden seperti dilihat detikcom pada Kamis (5/8/2021).

Dia awalnya berbicara tentang penurunan jumlah kasus mingguan di Indonesia. Meski ada penurunan secara nasional, katanya, peningkatan kasus di sejumlah provinsi masih berada di atas 50 persen.

"Secara nasional terjadi penurunan jumlah kasus mingguan 5 persen dibanding minggu sebelumnya," ujar Nadia.

Dia mengatakan peningkatan kasus di atas 50 persen terjadi di Aceh, Riau, Bengkulu, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo. Nadia juga menyebut jumlah kematian pasien Corona meningkat 28 persen dibanding minggu sebelumnya.

"Jumlah kematian bertambah 28 persen dibanding minggu sebelumnya, merata di 28 provinsi," ucapnya.

Nadia mengatakan lebih dari 50 persen kasus kematian mingguan tersebut terjadi di Aceh, Sumut, Sumbar, Jambi, Sumsel, Lampung, Kepri, Jabar, Banten, NTB, NTT, Kalteng, Kalsel, Sulut, Sulteng, Sultra, Gorontalo, dan Sulbar. Siti kemudian menjelaskan soal tingkat pengetesan atau testing rate nasional.

"Kita lihat testing rate nasional saat ini sudah berada pada angka 4,01 per 1.000 penduduk per minggu. Angka ini turun sedikit dibanding minggu lalu, yang mencapai 4,03 per 1.000 penduduk," ucapnya.

Dia mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah mensyaratkan testing rate minimal 1 per 1.000 penduduk per pekan. Menurutnya, masih ada tiga provinsi yang belum mencapai target testing.

"Terkait testing, masih ada tiga provinsi yang masih belum capai target testing, yaitu Lampung, NTB, dan Maluku," ujarnya.

Kemenkes mengingatkan pandemi Corona belum selesai meski kasus positif Corona menurun. Menurutnya, pemerintah memiliki target angka positif di bawah 5 persen.

"Angka positif nasional saat ini berada di 25,25 persen dengan tren menurun di 2 minggu terakhir. Meski terjadi penurunan, angka positif masih tinggi untuk bisa mencapai target kurang dari 5 persen," ujarnya.

Jokowi Minta Testing Ditingkatkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri meminta testing Corona ditingkatkan. Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8).

Budi menyebut jumlah tes Corona di Indonesia sudah meningkat dari awalnya 60-70 ribu tes per hari menjadi 200-300 ribu per hari. Dia mengatakan Jokowi meminta jumlah tersebut ditingkatkan lagi.

"Arahan Bapak Presiden dan Bapak Menko terus ditingkatkan. Kalau perlu sampai 300-400 ribu secara bertahap. Supaya kita benar-benar tahu kondisinya seperti apa dan kita bisa segera menangani," papar Budi.

(haf/fjp)