Polisi Bongkar Peredaran 43,9 Kg Ganja di Jakarta-Bekasi, Ada Napi Terlibat

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 21:43 WIB
Polda Metro Jaya gagalkan penyelundupan 16 Kg sabu dari Afrika Selatan pakai patung (Yogi/detikcom)
Polda Metro Jaya gagalkan penyelundupan 16 kg sabu dari Afrika Selatan pakai patung hingga ganja. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya membongkar peredaran 43,9 kg ganja di Jakarta Pusat, Bekasi, dan Tangerang. Salah satu jaringan dikendalikan oleh narapidana yang mendekam di lembaga permasyarakatan (lapas).

Kasus ini diungkap setelah polisi menangkap pria berinisial DR di daerah Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (29/7/2021). Saat itu polisi menemukan sejumlah barang bukti ganja dari pelaku DR di lokasi tersebut.

"Kita temukan seseorang yang dicurigai. Setelah diperiksa lalu ditemukan 2 kg ganja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (4/8).

Polisi kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dan menggeledah rumah DR. Hasilnya, polisi menemukan barang bukti 11,9 kilogram ganja.

Kepada polisi, DR mengaku hanya kurir. Dia menyebut diminta mengedarkan barang haram itu dari seorang narapidana berinisial CG yang kini tengah ditahan di sebuah lapas.

"Kami sudah kembangkan dari satu tersangka DR ini pengakuannya disuruh oleh seseorang dari napi yang sekarang berada di lapas di Jawa Barat. Tim akan berangkat ke sana dan meriksa napi tersebut," jelas Yusri.

Tersangka Positif COVID

Selain mengungkap adanya napi yang mengendalikan peredaran ganja di Jakarta Pusat, polisi mengungkap peredaran ganja di daerah Cikarang, Kabupaten Bekasi. Total ada dua pelaku yang ditangkap petugas.

"Tanggal 21 Juli lalu di Cikarang Pusat ada dua tersangka diamankan inisial MY dan MS. Satu tersangka tidak bisa kita hadirkan karena positif COVID," ujar Yusri.

Kasus itu terungkap setelah polisi mendapatkan informasi kerap terjadinya transaksi narkoba di lokasi. Polisi kemudian menindaklanjuti informasi tersebut.

Polisi lalu mengamankan MY dan MS yang diduga tengah menunggu untuk melakukan transaksi. Dari keduanya, pelaku menemukan 9 kilogram ganja.

"Modusnya ini dikamuflase dibungkus dengan plastik lakban," kata Yusri.

Hasil pengembangan penyelidikan polisi melakukan penggeledahan di rumah pelaku MS. Di lokasi tersebut polisi kembali menemukan 15 plastik yang berisi ganja.

"Masing-masing plastik itu ganja yang beratnya 1 kilogram. Jadi total ada 24 (kilogram)," beber Yusri.

Halaman selanjutnya, polisi sita 6 kg ganja di Tangerang