Viral Kerumunan Vaksin di Masjid di Batuceper Tangerang, Ini Kata Polisi

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 20:45 WIB
Viral warga antre divaksin di Batuceper, Kota Tangerang (tangkapan layar video/Instagram @tangerangnews)
Viral warga antre divaksinasi di Batuceper, Kota Tangerang. (Tangkapan Layar Video/Instagram)
Kota Tangerang -

Viral video kerumunan masyarakat yang antre vaksin COVID-19 di salah satu masjid di Batuceper, Kota Tangerang. Masyarakat terlihat memadati depan pintu pagar masjid.

Dilihat detikcom, Rabu (4/8/2021) dalam video viral itu tampak masyarakat antre memegang fotocopy kartu identitas e-KTP. Masyarakat yang belum mendapat nomor antrean diminta untuk mengantre.

"Yang nggak punya nomor antrean nggak dipanggil," kata salah seorang panitia berbaju oranye menggunakan pengeras suara.

Antusiasme Tinggi

Kapolsek Batuceper AKP David Purba mengatakan antusiasme warga divaksin cukup tinggi. Sehingga keramaian sempat terjadi, namun tak lama petugas dapat mengurainya.

"Sekarang kan pemerintah udah menetapkan bermacam-macam aturan, dari perusahaan harus vaksin, penerbangan, kereta, antusiasme tinggi. Tapi kalau rame ya wajar, tapi awalnya aja, abis itu udah kita masukin satu per satu (ke dalam area masjid) untuk mengurangi keramaian," kata David saat dihubungi, Rabu (4/8/2021).

"Dulu orang pada cuek mau vaksinasi, sekarang kan semenjak pemerintah menerapkan peraturan-peraturan orang peminatnya tinggi," sambungnya.

David menjelaskan, masjid yang menjadi lokasi vaksinasi merdeka itu berada di pinggir jalan. Keramaian di luar masjid menurutnya tidak terlalu lama dan sudah dapat diatasi.

"Karena itu kan masjid ada di pinggir jalan, kita masukin satu satu kan nggak mungkin mereka nunggu di jalan. Ya kerumunan sih sebentar kan udah kita pecah kita masukin," ujarnya.

Lebih lanjut David mengatakan total ada 850 masyarakat yang mengikuti kegiatan vaksinasi. Kegiatan itu dimulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.

"Tadi masyarakat ada 850 orang. Kegiatannya hari ini dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore," imbuhnya.

(mea/mea)