Puluhan Rumah di Palangka Raya Terbakar Gegara Pasutri Cekcok

Antara - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 18:47 WIB
Anggota Inafis Polresta Palangka Raya melakukan olah TKP di Kelurahan Tumbang Rungan, Selasa (3/8/2021). (ANTARA/HO-Polresta Palangka Raya)
Anggota Inafis Polresta Palangka Raya melakukan olah TKP di Kelurahan Tumbang Rungan, Selasa (3/8/2021). (ANTARA/HO-Polresta Palangka Raya)
Jakarta -

Kebakaran melanda puluhan rumah di Kelurahan Tumbang Rungan, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Kebakaran itu diduga dipicu pertengkaran pasangan suami-istri (pasutri).

Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya Kompol Todoan Agung Gultom, mengatakan AB (46) nekat membakar rumahnya sendiri. Pangkalnya, dia dituduh selingkuh oleh istrinya, NT (48).

"Terduga tersangka dalam perkara kasus kebakaran tersebut berinisial AB sementara ini kami amankan, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Kompol Todoan seperti dilansir Antara, Rabu (4/8/2021).

Penyidik juga sudah mendapatkan keterangan saksi mata terkait peristiwa kebakaran pada Selasa (3/8) tersebut. Dua saksi tersebut adalah istri AB berinisial NT dan seorang pria berinisial AM, warga Kelurahan Tumbang Rungan.

Anggota Reskrim Polresta Palangka Raya juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil olah TKP Inafis Polresta setempat, didapati satu buah sisa kasur yang terbakar serta abu dan arangnya.

"Kasur tersebut diduga sengaja dibakar oleh terduga pelaku, yakni AB, juga sudah diamankan dan yang bersangkutan kini menjalani pemeriksaan," ungkapnya.

Dia mengatakan, sebelum terjadi kebakaran, awalnya AB terlibat cekcok mulut atau bertengkar dengan istrinya di rumah.

Pertengkaran tersebut disinyalir lantaran sang istri menuduh suaminya sedang berselingkuh. Sekitar pukul 14.00 WIB pertengkaran terus terjadi sehingga sang suami sempat berkata 'kalau mau susah, biar susah sekalian'.

Saat itu juga AB mengambil sebuah korek api dan menumpahkan bensin di kasur yang terletak di dekat jendela hingga membakar kasur tersebut.

"Ketika AB membakar kasur, api langsung membesar dan membakar rumahnya sendiri, lalu api merembet ke sebelah rumah sampai api membesar membakar ke seluruh rumah warga yang tinggal di wilayah RT 001, RW I Kelurahan Tumbang Rungan," tegasnya.

Sebanyak 30 bangunan rumah terbakar di antaranya, dua bangunan sarang walet, satu TPA Al-Qur'an, dan lima unit bangunan warung. Kebakaran ini mengakibatkan kerugian sekitar Rp 2 miliar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan aparat kepolisian terus melakukan pemeriksaan terhadap orang yang diduga sengaja membakar rumah hingga mengakibatkan peristiwa itu terjadi.

(jbr/jbr)