8 Provinsi Alami Penurunan Kasus Positif COVID-19, Mana Saja?

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 03:05 WIB
Wiku Adisasmito
Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Jakarta -

Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menuturkan PPKM level 4 yang diberlakukan sejak tanggal 26 Juli telah membawa perbaikan dari berbagai faktor. Bahkan, 8 provinsi di Indonesia mengalami penurunan kasus positif COVID-19 selama 2 minggu berturut-turut.

Wiku mengatakan ke delapan provinsi tersebut antara lain Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa TImur, Banten, Bali, Maluku dan Maluku Utara.

"Tentunya ini adalah capaian positif yang harus dipertahankan, adanya penurunan kasus dan penurunan positivity rate ini menunjukkan terjadinya penurunan penularan di tengah masyarakat saya apresiasi seluruh masyarakat yang telah bersabar selama kurang lebih 4 minggu ini untuk menaati protokol kesehatan dan tidak berkegiatan di luar rumah jika tidak diperlukan," ujar Prof. Wiku dalam konferensi pers virtual, Selasa (3/8/2021).

Sementara itu, Wiku menuturkan untuk tingkat nasional selama dua minggu terakhir kasus positif mingguan telah menunjukkan tren penurunan dari puncak kasus tertinggi 3 minggu yang lalu. Untuk kasus positif tercatat mengalami penurunan dari 350.273 kasus pada 12-18 Juli menjadi 289.029 kasus pada 19-25 Juli.

"Kemudian kembali turun menjadi 273.891 kasus (pada 26 Juli-1 Agustus). Hal ini sejalan dengan positivity rate mingguan. Positivity Rate mingguan juga mengalami penurunan selama dua minggu terakhir dari yang sebelumnya mencapai 30, 72% menjadi 27,38% dan kembali turun menjadi 25,18%," tutur Prof Wiku

Ia menambahkan jika melihat dari hasil telaah data, Prof Wiku optimis ke depannya angka kasus positif dan positivity rate dapat terus menurun. Asal, pemerintah daerah terus meningkatkan penanganan di wilayahnya serta masyarakat dapat terus menjalankan protokol kesehatan.

"Semoga capaian penurunan kasus selama dua minggu terakhir ini dapat menjadi motivasi agar ke depannya kita tetap disiplin menjalankan pertama. Karena kita telah sama-sama melihat bahwa hal ini merupakan senjata utama untuk menekan angka penularan COVID-19 di Indonesia," katanya.

Walau begitu, ia tetap menyampaikan beberapa provinsi yang harus waspada karena selama 3 minggu terakhir mengalami kenaikan kasus positif di wilayahnya. Provinsi tersebut didominasi dari Pulau Sumatera, Kalimantan, dan juga Sulawesi.

Ia meminta Pemerintah Daerah masing-masing wilayah untuk melakukan antisipasi dari seluruh fasilitas kesehatan. Prof Wiku juga menyarankan untuk memperkuat peran posko agar pelaporan protokol kesehatan dapat ditingkatkan.

(ega/ega)