Polisi Periksa Satpam Diduga Keroyok Mahasiswa di Sentra Vaksinasi GBK

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 20:14 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi Pengeroyokan (Dok. detikcom)
Jakarta -

Polisi tengah menyelidiki dugaan pengeroyokan yang dilakukan petugas satpam di sentra vaksinasi Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Pihak satpam pun kini telah diperiksa polisi.

"Sementara dilakukan pemeriksaan ke saksi-saksi dan terlapornya (pihak satpam)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardhana saat dihubungi detikcom, Selasa (3/8/2021).

Wisnu belum memerinci berapa banyak satpam yang diperiksa pihaknya terkait kasus tersebut. Dia menyebut proses penyelidikan masih berjalan saat ini.

"Sementara lagi manggil saksi sama yang ada di lokasi. Termasuk terlapornya kita periksa. Masih proses penyelidikan masih berjalan," ujar Wisnu.

Selain memeriksa saksi dari pihak pelapor dan terlapor, sejumlah bukti petunjuk pun akan segera disita polisi. Rekaman CCTV di lokasi pun akan diamankan polisi sebagai bahan penyelidikan.

Kasus dugaan pengeroyokan itu terjadi pada Jumat (30/7). Saat itu korban bernama Zaelani (26) mendatangi sentra vaksinasi di GBK untuk meminta sertifikat vaksin COVID-19.

Pengacara Zaelani, Rezekinta Sofrizal Nasution, mengatakan kliennya sempat menghubungi nomor hotline terkait informasi sertifikat vaksin COVID-19 itu dan mengarahkan Zaelani untuk meminta ke tempat dia mendapatkan vaksin.

Kliennya lalu mendatangi sentra vaksinasi GBK tempatnya mendapatkan vaksin COVID-19. Namun di sana kliennya tidak mendapatkan kejelasan perihal sertifikat tersebut.

Zaelani lalu didatangi oleh 6 satpam di lokasi. Setelah sempat berselisih paham, Rezekinta mengatakan kliennya dipukul dan diintimidasi oleh para satpam di lokasi.

"Jadi memang perasaan dia ada yang mukul satu. Jadi dipukul sekali pelipisnya langsung keluar darah dan keluar darah juga dari hidung. Yang lainnya ada yang melempar pakai handphone, tapi dia sempat menghindar," kata Rezekinta saat dihubungi detikcom, Senin (2/8).

Pihak Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) angkat suara soal dugaan pengeroyokan satpam kepada mahasiswa bernama Zaelani (26) di sentra vaksinasi GBK. Pihak GBK membantah adanya pengeroyokan tersebut.

Public Relations GBK, M Trinugroho, membenarkan adanya pemukulan satpam kepada Zaelani. Namun hal itu disebut sebagai refleks semata.

"Itu dalam rangka membela diri karena Zaelani memprovokasi petugas keamanan terlebih dahulu dan berusaha untuk memukul," kata Tri dalam keterangannya, Senin (2/8).

Simak juga 'Geng Motor yang Keroyok Polisi di Cilandak Ditangkap!':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/maa)