Masuk 3 Besar di Survei Indostrategic, PD Bicara Capres Muda

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 18:27 WIB
Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menggelar konferensi pers usai Kepengurusan KLB PD Moeldoko Ditolak
AHY (Andhika/detikcom)
Jakarta -

Lembaga survei Indostrategic menempatkan Partai Demokrat (PD) dalam urutan elektabilitas ketiga dengan 8,9% dan elektabilitas Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 6,4%. Kepala Balitbang PD Tomi Satryatomo berbicara tentang anak muda memilih capres muda dari rilis survei tersebut.

"Tabulasi silang yang dilakukan Indostrategic menunjukkan pemilih muda cenderung memilih kandidat capres yang lebih muda. Sementara itu, kandidat capres yang tua cenderung dipilih oleh generasi baby boomer (lahir 1945-1965) dan generasi sebelumnya yang lahir pada 1925-1945," kata Tomi dalam keterangannya, Selasa (3/8/2021).

"Padahal kita tahu, jumlah pemilih muda dalam Pilpres 2024 akan mencapai sekitar 65%," imbuhnya.

Tomi mengapresiasi survei Indostrategic yang membedah lebih dalam angka elektabilitas. Survei Indostrategic dinilai menyajikan kelompok usia berbeda untuk menentukan pilihan berbeda.

"Selama ini kita disuguhi angka elektabilitas tunggal atas tokoh-tokoh nasional dari berbagai lembaga survei, tapi tabulasi silang ini menunjukkan kepada kita bahwa ada kelompok usia yang berbeda, memiliki preferensi yang berbeda," ujar Tomi.

Menjawab pertanyaan tentang elektabilitas AHY selalu stabil dalam berbagai survei elektabilitas capres 2024, Tomi menjelaskan ada dua faktor, yakni faktor eksternal dan internal.

"Faktor eksternal dijelaskan oleh survei tadi. Oleh publik, Mas AHY mewakili keinginan publik atas tokoh pemimpin muda yang segar, punya kapasitas dan kapabilitas, serta bisa dengan percaya diri menjadi representasi Indonesia di panggung internasional," ujar Tomi.

Di sisi lain, kata Tomi, ada juga faktor internal, yaitu kekompakan Partai Demokrat. Tomi memberikan dua contoh, pertama pada saat Partai Demokrat hendak diambil oleh pihak.

"Seluruh 34 ketua DPD dan 514 ketua DPC kompak berdiri di belakang Ketum AHY. Tidak ada satu pun yang menyeberang. Ketum AHY sendiri menunjukkan kepemimpinan yang elegan, terukur, dan tegas untuk membawa partainya keluar dari prahara," kata Tomi.

Contoh lain, kata Tomi, adalah saat AHY baru terpilih secara aklamasi dalam Kongres V PD di Jakarta, bulan Maret 2020. AHY ketika itu menginstruksikan kader Partai Demokrat membantu masyarakat menangani pandemi.

Simak video 'Survei Indostrategic: Prabowo Teratas, Disusul Anies':

[Gambas:Video 20detik]