Perjalanan LRT Sempat Terhenti Saat Kantornya Terbakar, Kini Telah Normal

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 15:38 WIB
Kebakaran di kantor LRT di Kelapa Gading, Jakut (Foto: Rakha/detikcom)
Kebakaran di kantor LRT di Kelapa Gading, Jakut (Rakha/detikcom)
Jakarta -

Kantor stasiun LRT Pintu Dua, di Jalan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, terbakar. Perjalanan kereta LRT sempat berhenti selama 20 menit, tapi saat ini pihak LRT menyebut operasional kereta telah kembali normal.

"Kejadian ini sempat mempengaruhi perjalanan kereta yang terhenti di posisi masing-masing selama 23 menit pada pukul 09.10 WIB hingga 09.33 WIB," ujar Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta Ira Yuanita dalam keterangan tertulis, Selasa (3/8/2021).

Ira mengatakan, saat terjadi kebakaran, pihaknya pun langsung melakukan langkah pemindahan untuk kegiatan operasional. Jadi, tak lama berselang, kereta LRT sudah dapat berjalan dengan normal.

"Karena kami juga untuk antisipasi melakukan pemindahan aktivitas posisi dari gedung MCC ke ada lokasi lain di luar gedung. Saat ini operasional kereta sudah berlangsung normal dan dapat melayani masyarakat kembali," kata Ira.

Sebelumnya, sebuah gedung di kantor stasiun LRT Pintu Dua di Jalan Pegangsaan Dua, Kepala Gading, Jakarta Utara, terbakar pada Selasa (3/8/2021) sekitar pukul 09.00 WIB. Suara ledakan sempat terdengar di sekitar lokasi kebakaran yang berada di lantai 4 Gedung MCC Kantor LRT di Jakut.

"Tadi kita mendapatkan laporan sekitar pukul 9.00 WIB bahwa ada bunyi ledakan yang berakhir dengan adanya keluar asap dari Gedung MCC lantai 4 Depot LRT Jakarta Pegangsaan Dua, Kelapa Gading," ungkap Kapolsek Kelapa Gading AKP Rio Mikael Tobing kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Pihak kepolisian pun langsung berkoordinasi dengan Tim Gegana untuk melakukan penyisiran dan pengamanan di sekitar lokasi.

Api diduga berasal dari sebuah AC yang tengah melakukan pengisian oksigen yang berada di lantai 4 gedung tersebut.

"Untuk sementara, hasil dari penyidikan sementara yang kita dapat simpulkan bersama dengan tim pemadam kebakaran, sumber ledakan itu berasal dari pengisian nitrogen AC di lantai paling atas di rooftop yang kemudian akhirnya menyebar ke lantai 4 di ruang administrasi dari depot LRT ini," ujar Rio.

Dalam peristiwa itu, tidak ada korban luka maupun korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Hingga saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki adanya indikasi kelalaian yang menyebabkan gedung tersebut terbakar.

Selain itu, total kerugian dari kebakaran tersebut belum diketahui.

(yld/yld)