Ganjarist soal Baliho Puan: Pemimpin di Hati Rakyat, Bukan di Pinggir Jalan

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 08:28 WIB
Ketum Ganjarist Mazdjo Pray
Mazdjo Pray (Dok. Pribadi)
Jakarta -

Kelompok relawan Ganjar Pranowo, Ganjarist, turut bicara soal kemunculan baliho Ketua DPR RI Puan Maharani yang berada di berbagai daerah. Ganjarist menyebut pemimpin bukan berada di baliho, melainkan ada di hati masyarakat.

"Pemimpin itu teruji di lapangan. Adanya di hati rakyat. Bukan di gambar-gambar diam di pinggir jalan dengan slogan bombastis. Pemimpin yang kebanyakan baliho justru seperti menunjukkan dia selama ini tidak banyak melakukan apa-apa. Makanya kini sibuk promosikan diri," kata Ketum Ganjarist, Mazdjo Pray, kepada wartawan, Senin (2/8/2021).

Pray meyakini masyarakat dapat menilai soal baliho Puan Maharani yang berada di mana-mana. Ganjarist menginginkan pemimpin dalam negeri kuat di hati masyarakat.

"Tapi publik kan melihat dan menilai, tidak buta. Baliho tidak membuat publik mengerti. Baliho cuma sarana promosi. Sama kayak iklan produk. Kami tidak ingin pemimpin Indonesia hanya kuat di baliho, bukan kuat di hati rakyat," ujarnya.

Ganjarist, kata Pray, tak tersaingi dengan begitu banyak baliho Puan. Pray melontarkan pernyataan bahwa presiden nantinya tak dipilih oleh baliho.

"Ya nggaklah. Masa Ganjarist menyaingi baliho. Baliho adalah benda mati di pinggir jalan, sementara kami adalah rakyat jelata yang menyukai kinerja Pak Ganjar. Yang milih presiden nanti adalah rakyat, bukan baliho," ucapnya.

Selain itu, Pray mengatakan Ganjarist tak akan mengikuti jejak kader PDIP memasang baliho bergambar Ganjar. Sebab, menurut Pray, Ganjar bukanlah politikus baliho.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: