Ma'ruf Amin: Jangan Pernah Kendor Terapkan Protokol Kesehatan

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 08:15 WIB
Wapres Maruf Amin (dok. Setwapres)
Foto: Wapres Ma'ruf Amin (dok. Setwapres)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai telah menyebabkan banyak kalangan masyarakat Indonesia baik pesohor, tenaga kesehatan hingga tokoh agama meninggal dunia. Untuk itu, seluruh masyarakat Indonesia diimbau harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat di manapun berada.

"Kepada seluruh rakyat Indonesia, jangan pernah kendor menerapkan protokol kesehatan dan teruslah menjaga 5M," tegas Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin dikutip dari laman resmi wapres.go.id, Rabu (3/8/2021).

Hal ini dia ungkapkan saat meresmikan program "KITA JAGA KIAI" secara virtual dari Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta, Senin kemarin. Dalam kesempatan itu, Ma'ruf juga mengatakan kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah seperti PPKM Level 4 senantiasa mengedepankan keselamatan masyarakat.

"Perlu saya sampaikan bahwa pemberlakuan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat dan PPKM Level 4 adalah kebijakan pemerintah untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran COVID-19 karena pemerintah lebih mengutamakan keselamatan masyarakat," paparnya.

Oleh karena itu, dia menyampaikan terima kasih kepada segenap organisasi masyarakat (ormas) Islam yang sudah turut ambil bagian dalam mengedukasi umat dan mengampanyekan bahaya dan pentingnya mencegah penularan COVID-19, termasuk apresiasi kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) karena telah mengeluarkan Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi terjadi Wabah COVID-19.

"Pemerintah mengucapkan terima kasih atas peran-peran ini," ujarnya.

"Tindakan tersebut merupakan kewajiban dalam upaya menerapkan salah satu dari lima maqashid syari'ah, yakni hifdzun nafs atau penjagaan terhadap jiwa," tambahnya.

Selain itu, dia menuturkan program 'KITA JAGA KIAI' yang diinisiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Kementerian Agama ini menjadi salah satu wujud upaya menjaga jiwa masyarakat.

"Saya mengapresiasi inisiatif BAZNAS dan Kementerian Agama yang mendesain program 'KITA JAGA KIAI'. Ini salah satu bentuk penghargaan negara atau pemerintah dalam menjaga dan memelihara kesehatan para kiai dan pengasuh pesantren yang telah berjasa bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.

Sebagai informasi, program 'KITA JAGA KIAI' merupakan program yang ditujukan untuk menjaga kesehatan ulama dan para santri di pondok pesantren, antara lain, dalam bentuk kegiatan vaksinasi dan pemberian hygiene kits.

(akd/ega)