Begini Proyeksi Pemerintah Turunkan Reproduksi COVID hingga 0,9 di Oktober

Tim detikcom - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 20:45 WIB
Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan (YouTube Menko Marves)
Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan (YouTube Menko Marves)
Jakarta -

Pemerintah melakukan sederet langkah untuk terus menekan penyebaran virus Corona. Salah satu target yang dipasang adalah menurunkan reproduksi COVID-19 pada Oktober 2021.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B Pandjaitan, dalam jumpa pers pada Senin (2/8/2021) malam, memaparkan grafik perkembangan reproduksi kasus COVID-19 di Indonesia. Terjadi angka naik dan turun angka reproduksi kasus di Indonesia.

Luhut menjelaskannya dengan parameter R0 atau biasa disebut R nought. Berikut ini penjelasan singkat soal R0 sebelum menyimak pernyataan Luhut.

R0 adalah lambang angka reproduksi dasar (basic reproduction number), angkanya merupakan perkiraan penularan penyakit. R0 biasa digunakan sebagai indikator keparahan suatu penyakit menular (epidemi).

Bila angka R0 virus Corona adalah 3, setiap 1 kasus Corona rata-rata menularkan penyakit ke 3 orang lainnya. Bila R0 adalah 2, setiap 1 kasus Corona rata-rata menularkan penyakit ke 2 orang lainnya.

Upaya intervensi terhadap penyakit menular bertujuan untuk menurunkan R0 hingga kurang dari 1 (R0<1). Bila R0 berhasil diturunkan hingga di bawah 1, itu artinya penularan virus sudah terkendali.

Kini, kembali ke pernyataan Luhut. Luhut memaparkan slide 'Estimasi Penurunan Angka Reproduksi COVID-19 di Jawa dan Bali'. R0 di Jawa dan Bali awalnya cukup tinggi yaitu 2,5. Pemerintah kemudian melakukan sejumlah kebijakan yaitu PSBB, PPKM, hingga tes lacak isolasi (TLI) sehingga R0 turun.

"Estimasi penurunan angka reproduksi COVID-19 di Jawa dan Bali. Pada tahun Maret 2020, terdapat 2,5 (R0). Dan pada Maret 2021, PSBB, PPKM, 3M, dan TLI, ada 1,1 (R0)," kata Luhut.

Namun R0 naik lagi pada Juli 2021 menjadi 1,5. Seperti diketahui, terjadi lonjakan kasus COVID-19 di berbagai daerah.

Kini, pemerintah menargetkan menekan R0 pada Oktober 2021 menjadi 0,9. Namun, perlu penguatan 3M, 3T (tracing, testing, treatment), dan vaksinasi secara lebih masif.

"Kita berharap akan bisa 0,9 dengan penerapan 3M lebih bagus, 3T lebih bagus, dan vaksinasi bisa 75 persen di daerah-daerah Indonesia," katanya.

Simak juga 'Rekomendasi Kemenkes, Ibu Hamil Sudah Boleh Divaksin COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]

(aik/imk)