Bantuan Sosial 288 Ribu Ton Beras Siap Disalurkan ke 28,8 Juta KPM

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 20:44 WIB
Sebanyak 119.235 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bakal menerima bantuan beras dari Pemkab dan Perum Bulog Cabang Banyuwangi. Ada 1.192.350 kg beras yang akan didistribusikan untuk mengurangi dampak perekonomian di tengah pandemi COVID-19.
Foto: Ardian Fanani
Jakarta -

Dalam rangka menjaga kecukupan pangan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI meluncurkan program bantuan beras dari Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog).

Bantuan beras tersebut akan disalurkan kepada 28,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Adapun masing-masing keluarga akan menerima 10 kg bantuan beras PPKM.

Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto memastikan 288.000 ton beras disalurkan tepat dengan kualitas dan kuantitas beras sesuai ketentuan.

Suyamto menyebut sebelum didistribusikan beras dari gudang Bulog harus melewati pengawasan kualitas. Barulah kemudian beras diserahkan kepada penyedia jasa pengangkut yang sudah ditunjuk untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat.

"Pendistribusian sesuai dengan data yang diberikan Kemensos kepada Bulog. Titik penyaluran juga sesuai dengan yang disepakati aparat terkait," ujarnya dikutip dari laman resmi Bulog, Rabu (3/8/2021).

Menurutnya, kesuksesan program bantuan beras PPKM bergantung pada sinergi pihak-pihak yang terkait. Oleh karena itu ia berharap, seluruh pihak dapat membantu agar penyaluran beras tepat sasaran.

"Kami menyadari tugas pemenuhan pangan dan stabilisasi harga beras di setiap daerah memerlukan sinergi seluruh pihak, terutama pemerintah daerah (pemda), dinas dan aparat terkait, serta pemangku kepentingan. Kami berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja sama agar manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," pungkasnya.

Untuk diketahui selain bantuan sosial berupa beras, pemerintah juga menyalurkan bantuan uang tunai, bantuan potongan tarif listrik, bantuan kartu sembako, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Dengan begitu diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama pandemi COVID-19.

(akd/ega)