Luhut: Sepekan Terakhir Ada Tren Penurunan Kasus COVID di Jawa-Bali

Tim detikcom - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 20:03 WIB
Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan (YouTube Menko Marves)
Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan (YouTube Menko Marves)
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan terjadinya penurunan kasus COVID-19 di Jawa dan Bali. Dia menyebut penurunan terjadi setelah 15 Juli.

"Selama 1 minggu terakhir, angka kasus harian wilayah Jawa dan Bali sudah menunjukkan tren penurunan," kata Luhut dalam siaran langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8/2021).

"Sejak puncaknya 15 Juli, sampai hari kemarin dan tadi juga saya kira masih penurunan, kita melihat angka itu sudah 50 persen," tambah Koordinator PPKM ini.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan terjadinya penurunan kasus COVID-19 di Jawa dan Bali. Dia menyebut penurunan terjadi setelah 15 Juli. (YouTube Sekretariat Presiden)Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan terjadinya penurunan kasus COVID-19 di Jawa dan Bali. Dia menyebut penurunan terjadi setelah 15 Juli. (YouTube Sekretariat Presiden)

Meski sebagai sesuatu yang positif, Luhut meminta semua pihak berhati-hati, terutama dengan virus Corona varian Delta.

Luhut juga memaparkan penyesuaian daerah yang menerapkan PPKM level 4, 3, dan 2. Rincian daerah tersebut akan diumumkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

"Dalam penerapan PPKM level 4 dan 3 pada tanggal 3 Agustus nanti terdapat 12 kabupaten/kota yang masuk ke level 3; dan 1 kabupaten masuk ke level 2," ujarnya.

Luhut mengatakan ada beberapa kabupaten/kota yang juga naik ke level 4 karena terjadinya peningkatan kasus kematian.

"Ada beberapa daerah yang harus mendapat perhatian khusus karena masih tingginya kasus terkonfirmasi, positivity rate, jumlah kematian warganya seperti Bali, Malang Raya, DIY, dan Solo Raya," katanya.

PPKM Level 4 Diperpanjang

Pemerintah memutuskan memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 9 Agustus 2021. Keputusan ini berlaku bagi daerah yang menerapkan PPKM level 4.

"Pemerintah memutuskan melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 3 sampai 9 Agustus di beberapa kabupaten/kota tertentu," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) seperti disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8/2021).

Jokowi mengatakan PPKM level 4 yang diterapkan pada 26 Juli-2 Agustus telah membawa perbaikan di skala nasional dibanding sebelumnya. Perbaikan itu di antaranya terkait turunnya kasus konfirmasi harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan, hingga persentase tempat tidur untuk perawatan pasien COVID-19.

Simak video 'Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus, Ini Alasannya':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/fjp)