Menkes Sentil Pihak Cari Panggung Lewat Vaksinasi!

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 12:46 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menkes Budi Gunadi Sadikin menjelaskan mulai bulan Agustus 2021 nanti akan datang ratusan juta vaksin COVID-19 di Indonesia. Budi Gunadi berpesan agar jangan ada oknum yang mencari panggung terkait vaksinasi.

Awalnya Budi Gunadi menjawab soal kenapa vaksinasi COVID-19 lebih banyak di daerah tertentu. Ia mengatakan pemerintah memberikan vaksinasi COVID-19 berdasarkan faktor resiko daerah yang mengalami kenaikan dan kematian paling tinggi, terutama di Jawa-Bali

"Pesan dari Bapak Presiden mengingat bahwa 7 provinsi Jawa dan Bali tinggi sekali kenaikan kasusnya dan kenaikan kematiannya ini harus di akselerasi vaksinasinya. Jadi Bapak Ibu kalau ada yang bertanya vaksinasi ini kenapa lebih banyak di daerah tertentu, karena memang daerah itu lah yang kasus kematiannya dan konfirmasinya paling tinggi," ujar Budi Gunadi, dalam konferensi pers virtual yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8/2021).

Dia menegaskan pemberian vaksin berdasarkan basis resiko, misalnya tenaga kesehatan diberikan prioritas karena dinilai yang paling berisiko terpapar COVID-19 karena harus merawat pasien corona. Ia meminta agar masyarakat memahami kondisi tersebut.

"Kenapa kita berikan ke beberapa kabupaten/kota lebih banyak karena kematiannya paling tinggi di sana, orang yang terkena paling tinggi. Jadi mohon pengertiannya," ungkapnya.

Budi mengatakan hingga bulan Juni Indonesia baru mendapat sekitar 22 persen dari total vaksin yang dibutuhkan. Namun, Budi mengatakan mulai bulan Agustus hingga Desember akan datang lebih dari 300 juta dosis vaksin. Dengan demikian ia meminta semua pihak bekerja keras melaksanakan vaksinasi COVID-19.

"Mulai Agustus sampai Desember itu akan datang lebih dari 300 juta dosis vaksin. Itu ada saatnya kita bekerja keras bersama-sama melakukan vaksinasi," ujarnya.

Lebih lanjut ia memaparkan vaksinasi ini jangan dijadikan sebagai ajang nyari panggung. Mestinya pemberian vaksinasi itu diberikan sebanyak-banyaknya ke masyarakat.

"Vaksinasi ini Bapak Ibu adalah cara pengabdian kita kepada masyarakat, tidak usah merasa bahwa harus saya duluan, harus saya yang dapet panggungnya ini demi kepentingan saya, tidak, ini adalah saatnya kita memberikan sebanyak-banyaknya ke masyarakat," kata Budi Gunadi, dalam konferensi pers yang ditayangkan di YouTube Setpres, Senin (2/8/2021).

"Saya percaya bangsa Indonesia itu sudah banyak sekali mengalami tekanan, mengalami kesulitan, mengalami kegagalan tapi kita selalu bisa bangkit kembali melawan selama kita melakukannya bersama-sama. Sudah banyak kita terdesak dalam sejarah kehidupan bangsa dan negara kita, tapi kalau kita selalu bersama-sama kita bisa mengelak dari semua tekanan yang ada," ungkapnya.

Simak Video: Menkes Budi Tegaskan Vaksin 'Booster' Dosis Ketiga Didahulukan untuk Nakes

[Gambas:Video 20detik]



(yld/fjp)