Anies Minta Tak Ada Kerumunan Peringatan 17 Agustusan

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 19:24 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Anies Baswedan (Foto: Dok. Pemprov DKI)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat tidak menyelenggarakan kegiatan dalam rangka perayaan Hari Kemerdekaan yang diperingati setiap 17 Agustus yang menimbulkan kerumunan. Anies menyebut pihaknya masih belum mengizinkan aktivitas apa pun yang memicu kerumunan.

"17-an kita lakukan seperti kemarin kita merayakan peringatan hari besar. Saat ini kita masih belum bisa menyelenggarakan aktivitas kerumunan apa pun," kata Anies Baswedan usai menghadiri peluncuran vaksinasi merdeka di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (1/8/2021).

Anies mengatakan angka kasus COVID-19 di DKI saat ini memang sudah mengalami penurunan. Anies menyebut kasus aktif COVID-19 di DKI saat ini tercatat 17 ribu kasus.

"Saya ingin garis bawahi bahwa kegiatan pembatasan mobilitas sejak awal Juli kemarin berdampak amat baik pada pengendalian COVID. Ini adalah hasil kerja keras kita semua, ribuan petugas yang bertugas siang malam kemudian jutaan rakyat yang mentaati, angkanya apa, terlihat itu kasus baru turun, kalau kasus baru turun artinya penularan dalam dua minggu terakhir menurun sekali, tanggal 16 Juli di Jakarta ada 113 ribu kasus, hari ini akhir dua minggu kemudian 17 ribu," kata Anies

Anies menyebut, pada 16 Juli lalu, kasus aktif COVID-19 di Jakarta sempat menyentuh angka 113 ribu kasus, tapi kini turun 100 ribu kasus. Dia menyebut penurunan kasus aktif COVID-19 itu menjadi bukti PPKM berjalan efektif.

"Bayangkan turun 100 ribu kasus aktif. Ini bukti konkret bahwa pembatasan mobilitas yang dikerjakan kemarin efektif, mari kita teruskan," ucapnya.

Positivity rate COVID-19 di Jakarta saat ini berada di angka 15 persen. Jika angka positivity rate turun lagi di bawah 5 persen, kata Anies, Jakarta bisa dinyatakan masuk zona aman.

"Saya mengajak kepada semua untuk jangan kendur, ini belum selesai, kapan nanti kita bisa merasakan aman, positivity rate kita masih 15 persen, 16 April, 15 April positivity rate 45 persen turun jadi 15 persen. Insyaallah kalau ini di bawah 5 persen kita bisa mengatakan masuk zona aman," kata Anies.