Kasi Satpol PP di Jambi Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Ferdi Almunanda - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 14:02 WIB
Kepala Seksi Satpol PP Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Foto: Istimewa)
Kepala Seksi Satpol PP Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Kepala Seksi Satpol PP Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, mengembuskan napas terakhir setelah hampir satu pekan lebih dirawat di rumah sakit. Anggota Satpol PP bernama Budi Prasetyo itu meninggal akibat terpapar virus Corona.

"Iya, anggota Pol PP itu meninggal tadi sore dalam kondisi positif virus Corona. Anggota itu sempat dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi," kata Juru Bicara Penanganan COVID-19 di Jambi, Johansyah, kepada detikcom, Minggu (1/8/2021).

Budi, yang juga Satgas COVID-19 di Tanjabbar, Jambi, meninggal setelah berjuang melawan virus Corona. Meski telah mendapatkan pertolongan dan bantuan donor darah plasma, nyawa anggota Pol PP itu tak dapat diselamatkan.

Padahal, semasa bertugas di Satpol PP, Budi juga dikenal sangat aktif dalam mengawal prokes di masa pandemi Corona. Budi juga acapkali terlibat dalam Satuan Tugas yustisi hingga akhirnya dia terpapar Corona.

Budi dirawat di Rumah Sakit Raden Mattaher, Jambi. Budi mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (31/7/2021) saat dirawat. Jenazah Budi juga dimakamkan di TPU COVID-19 dan mematuhi prokes.

"Kita sangat merasa kehilangan, sedih rasanya, kita merasa kehilangan seorang yang sangat aktif memberikan imbauan turun ke jalan-jalan untuk mematuhi prokes di masa pandemi Corona ini. Beliau juga merupakan pahlawan prokes," kata Kapolres Tanjung Jabung Barat Jambi, AKBP Guntur Saputro, saat dikonfirmasi detikcom secara terpisah.

Di usia 47 tahun, anggota Satpol PP di Tanjabbar, Jambi, itu juga dikenal warga ramah dan selalu bekerja dengan penuh humanis terhadap warga. Semasa PPKM yang diterapkan pemerintah, anggota Pol PP itu juga selalu aktif memberikan sosialisasi terhadap warga.

"Saya sangat mengenal almarhum, apalagi atas keaktifan almarhum menjadi Satgas COVID-19 membuat dirinya mendapatkan penghargaan sebagai penegak prokes se-Kabupaten Tanjabbar ini," ujar Guntur.

Meski bukan sepenuhnya sakit terpapar virus Corona, anggota Satpol PP itu juga memiliki penyakit komplikasi hingga virus Corona memperparah penyakitnya dengan kemudian anggota Pol PP itu meninggal dunia.

"Setahu saya almarhum juga ada komorbid diabetes melitus dan sakit jantung, tepai kalau tidak salah. Namun meninggal dalam kondisi positif Corona," kata Guntur.

"Selamat jalan, Pak Budi, engkau adalah pejuang Penegak Prokes di Tanjabbar ini. Insyaallah husnul khotimah," ujarnya.

Simak juga 'Adik Ipar Meninggal karena Covid-19, Inul Daratista: Harus Ikhlas':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)