Jazilul Fawaid Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dari IPDN

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Sabtu, 31 Jul 2021 15:17 WIB
Jazilul Fawaid Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dari IPDN
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Gelar tersebut didapat setelah sebelumnya ia menjalani Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Selasa (25/8/2020) lalu.

Dalam prosesi wisuda yang berlangsung tadi pagi, Jazilul pun dinobatkan sebagai wisudawan terbaik Program Doktor Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Dia meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,86 dengan predikat ujian Cumlaude.

"Saya bersyukur setelah hampir setahun lalu lulus Program Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN, kali ini akhirnya bisa diwisuda," ujar dia dalam keterangannya, Sabtu (31/7/2021).

Usai menjalani prosesi wisuda yang digelar di Lapangan Parade Abdi Praja Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat tadi pagi tersebut, dia mengungkapkan tantangan dalam bidang ilmu pemerintahan.

"Tantangan bagi para ahli ilmu pemerintahan adalah bagaimana bisa memberikan kontribusi pemikiran kepada pemerintah agar dapat bekerja secara efektif, efisien dan tepat sasaran," ungkapnya

"Saat ini, tugas pemerintah sangatlah berat tanpa kebersamaan dan dukungan yang kuat dari semua komponen masyarakat. Semoga kita segera dapat mengatasi keadaan akibat pandemi," sambungnya.

Diketahui, gelar doktor dari IPDN ini merupakan gelar doktor kedua yang diraih, setelah sebelumnya ia juga berhasil menggondol gelar doktor dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia pada Februari 2020 lalu.

Sebelum mendapat gelar doktor dari IPDN dan UNJ, ia juga pernah menempuh program S2 di Institut Ilmu Al Quran Jakarta dan program S1 di Fakultas Syariah PTIQ Jakarta. Ia berharap ilmu-ilmu yang telah ditekuni dapat bermanfaat bagi dirinya, keluarga, dan yang lebih utama bermanfaat bagi orang banyak.

"Sebagai santri, dalam tradisi pesantren ada ungkapan, Ya Allah hindarkanlah kami dari ilmu yang tidak bermanfaat," tutur lulusan Pondok Pesantren Ihyaul Ulum, Gresik, Jawa Timur ini.

Lebih lanjut, dia berharap apa yang didapatkan di IPDN bakal menjadi bekal bagi dirinya untuk bisa lebih berkhidmat dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai Pimpinan MPR maupun tugas-tugas kenegaraan, kebangsaan, dan kemasyarakatan lainnya.

Sementara itu, Rektor IPDN Hadi Prabowo dalam sambutannya mewakili Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, berharap para lulusan IPDN yang telah diwisuda dalam mengamalkan ilmu yang didapatkannya secara maksimal untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

"Kalian harus bangga karena sudah menjalani pendidikan di IPDN selama ini. Khusus untuk yang menempuh pendidikan S1 dan Diploma, kalian sudah didanai oleh negara, harus bisa berbakti kepada bangsa dan negara tanpa pamrih. Sebagai bentuk terima kasih, kalian harus siap bekerja di manapun berada dan memiliki daya tahan dan daya uji untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik," tuturnya.

Kepada para Doktor Ilmu Pemerintahan dan Magister Terapan, Hadi berharap agar mereka bisa mengamalkan apa yang telah dipelajari di IPDN dalam pekerjaannya dengan standar kinerja tinggi, penuh pengabdian, dan selalu bisa menjaga almamater IPDN.

Sebagai informasi, Jazilul menjalani prosesi wisuda bersama 1.734 wisudawan. Rinciannya, 22 wisudawan Program Doktor (S3), 129 wisudawan Program Magister Terapan Ilmu Pemerintahan (S2), 54 wisudawan Program Profesi Kepamongprajaan, 148 wisudawan Program Sarjana Ilmu Pemerintahan (S1), dan 1.381 wisudawan Program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan (DV).

(akd/ega)