Kemenkop dan Bank Indonesia Luncurkan Pusat Wastra Nusantara

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 23:59 WIB
21 perempuan dari berbagai profesi memperingati Hari Kartini. Mereka mengadakan fashion show dengan mengenakan wastra.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Kementerian Koperasi dan UKM bersama Bank Indonesia (BI) meluncurkan Pusat Wastra Nusantara (PWN) secara virtual. PWN merupakan etalase bagi wastra atau kain nusantara berkualitas yang berasal dari UMKM binaan 46 Kantor Perwakilan BI.

Kemenkop UKM bersama BI membuat PWN guna mendukung dan mengembangkan UMKM dan ekonomi kreatif di Indonesia. PWN dalam medium virtual dapat diakses di www.pusatwastranusantara.co.id. Selain itu, terdapat etalase fisik PWN berlokasi di lantai dasar Gedung Smesco Indonesia, Jakarta.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyampaikan PWN diharapkan mampu membantu mempersiapkan UKM masa depan yang berbasis kreativitas dan teknologi. PWN, kata Teten, dibuat sebagai bentuk terobosan kolaborasi antar kementerian/lembaga.

"Semoga Pusat Wastra Nusantara ini dapat melahirkan banyak ide brilian, inovasi model bisnis terkait wastra Nusantara, dan karya keren, yang tentunya relevan dengan generasi muda kita untuk juga mencintai kekayaan budaya asli nusantara. Secara khusus, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah mendukung penuh dan mensponsori pembangunan Pusat Wastra Nusantara di Gedung Smesco ini," ungkap Teten dalam keterangan tertulis, Jumat (30/7/2021).

Teten mengatakan melalui pembinaan yang dilakukan dari hulu hingga hilir, terintegrasi, dan bersinergi dengan stakeholders serta otoritas terkait, Kemenkop UKM dan Bank Indonesia berupaya untuk mendorong pengembangan UMKM wastra yang kini telah mencapai 179 UMKM dari seluruh Indonesia. Hal itu diharapkan dapat membantu UMKM menghasilkan produk bernilai tinggi dan mendorong akses pasar melalui berbagai pameran dan kegiatan, seperti Karya Kreatif Indonesia dan juga PWN.

Deputi Gubernur BI Doni P. Joewono mengatakan pengembangan PWN sebagai kanal pemasaran dan media promosi diharapkan dapat memberikan manfaat bagi UMKM. Etalase tersebut, sebut Doni, menjadi rujukan bagi pecinta wastra, sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat umum, dan sebagai media untuk memperluas kanal pemasaran produk UMKM.

Ia menambahkan BI berupaya untuk mendukung sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal bagi UMKM juga masyarakat melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai standar sistem pembayaran QR Code di Indonesia. Hingga minggu ke-3 Juli 2021 terdapat 8,1 juta merchant yang terdaftar menggunakan QRIS dan 86% nya merupakan UMKM.

Sementara itu, dari sisi pembiayaan, Doni menjabarkan berdasarkan data terakhir Juni 2021 kredit UMKM telah menunjukkan sinyal positif dengan pertumbuhan sebesar 2,35%. Lebih tinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Direktur Utama Smesco Leonard Theosabrata menambahkan hadirnya PWN di Smesco sejalan dengan agenda Smesco sebagai pusat layanan UKM. PWN, menurut Leonard, memperkaya khasanah Smesco sebagai center of excellences.

Ia mengulas Smesco saat ini memiliki program Sparc Campus untuk mempersiapkan generasi UKM masa depan menghadapi tantangan revolusi industri 4.0, dengan menerapkan standar baru dalam proses penciptaan produk dan karya inovatif khas Indonesia.

"Diharapkan Pusat Wastra Nusantara akan menjadi episentrum kebangkitan ekonomi bagi pelaku UMKM kain tradisional dan pelibatan designer milenial yang akrab dengan dunia digital akan menghasilkan sasaran cakupan konsumen yang kita sasar akan lebih global," ungkap Leonard.

(ncm/ega)