Ustaz Das'ad Latif: Jangan Musuhi Polisi

Ibnu Munsir - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 23:47 WIB
Ustaz Dasad Latif meminta masyarakat Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tidak memusuhi polisi. Ia menyebut tanpa polisi aktivitas masyarakat akan susah. (Ibnu Munsir/detikcom)
Foto: Ustaz Das'ad Latif meminta masyarakat Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tidak memusuhi polisi. Ia menyebut tanpa polisi aktivitas masyarakat akan susah. (Ibnu Munsir/detikcom)
Makassar -

Ustaz Das'ad Latif meminta masyarakat Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tidak memusuhi polisi. Ia menyebut tanpa polisi aktivitas masyarakat akan susah.

Hal ini disampaikan Das'af latif saat mendatangi rombongan polisi dari Ditlantas Polda Sulsel yang melakukan aksi Peduli Pedagang Kaki Lima (PKL). Dia mendatangi aksi Peduli PKL itu karena tak jauh dari kantornya di Jalan Kakatua Makassar.

Das'ad juga mengapresiasi langkah polisi yang peduli dengan masyarakat terdampak COVID-19.

"Doakan komandan (polisi) sehat walafiat, ini baru membantu masyarakat, terima kasih Bapak Polisi. Ini institusi paling banyak urusannya kasihan, ada pemerkosa polisi urusi, ada korupsi polisi urusi, ada orang bawa lari anaknya polisi urusi," kata Das'ad Latit, di Jalan Kakatua Makassar, Jumat (30/7/2021).

"Makanya jangan musuhi polisi, kalau kamu musuhi polisi susah hidupmu," tambahnya.

Das'ad kemudian mengapresiasi langkah polisi di Sulsel yang peduli masyarakat akibat pandemi COVID-19. Ia meminta masyarakat mendoakan polisi di Indonesia yang turun ke jalan membantu masyarakat dengan program Peduli PKL.

"Terima kasih, saling mendoakan karena kalau polisi sakit pasti kita juga ndak ada yang ngurus, Kamtibmas. Alhamdulillah senang saya, Pak, ini gerakan PKL Peduli Polda, biasanya Ditlantas ini ngurusi lalu lintas di jalan raya saja, ternyata alhamdulillah peduli pedagang kaki lima," jelasnya.

Sementara itu, Kasi STNK Ditlantas Polda Sulsel Kompol Herly Purnama mengatakan kegiatan ini dalam rangka Gerakan Peduli PKL yang dilaksanakan Ditlantas Polda Sulsel.

"Kita berusaha membantu pedagang yang memang terdampak pandemi COVID-19. Salah satunya dengan membeli barang dagangan mereka dengan nilai 10 kali lipat," ungkapnya.

Selain itu, sebagai bagian dari program Kapolri, pihaknya juga turut memberikan bantuan kepada PKL berupa sembako di masa PPKM Level 4. "Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban PKL," tambahnya.

(jbr/jbr)