Pemulihan Ekonomi Jadi Prioritas Pembahasan APBD 2022 Kabupaten Bogor

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 23:15 WIB
Pembahasan ABPD 2020 Kota Bogor
Foto: DPRD Kab Bogor
Jakarta -

DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Bogor mulai merancang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022. Selain penanganan masalah kesehatan, fokus belanja daerah Kabupaten Bogor tahun depan akan memprioritaskan pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19.

Rancangan APBD itu dibahas dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor hari ini. Rapat yang dilaksanakan secara virtual itu sekaligus menyetujui Raperda tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020.

"Hari ini kami menerima Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2022 dari pemerintah daerah, untuk selanjutnya dibahas lebih lanjut bersama-sama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bogor," ujar Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto dalam keterangan tertulis, Jumat (30/7/2021).

Rudy mengatakan, kondisi pandemi memaksa pergeseran prioritas belanja daerah. Masalah kesehatan dan pemulihan ekonomi menjadi konsumsi yang diprioritaskan dalam belanja daerah di APBD 2020 dan 2021 yang masih berjalan. Pola serupa juga dilakukan dalam APBD tahun depan.

"Untuk itu kami akan sangat berhati-hati agar APBD kita bisa efektif dalam penanganan pandemi dan sekaligus pemulihan ekonomi," ungkap Rudy.

Bupati Bogor Ade Yasin menambahkan Kabupaten Bogor fokus dalam pemulihan ekonomi dengan tetap mengedepankan penanganan pandemi COVID-19. Untuk itu, strategi dan arah kebijakan juga akan menekankan pada upaya membangun kembali struktur ekonomi masyarakat dan ketersediaan lapangan kerja.

"Tema pembangunan kita adalah membangun masa depan Kabupaten Bogor dengan Pancakarsa dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi daerah," jelas Ade.

Tema tersebut, kata dia, sesuai dengan revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang dicanangkan hingga tahun 2023 mendatang. Ade berharap, tahun depan pandemi COVID-19 dapat teratasi agar upaya pemulihan ekonomi daerah bisa tercapai sesuai dengan yang diharapkan.

"Meskipun kita belum tahu tahun depan kondisinya seperti apa, yang pasti upaya mengendalikan pandemi terus kita lakukan dengan percepatan vaksinasi dan juga mengajak semua pihak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan," papar Ade.

(ncm/ega)