Mobil Rescue Dinsos Tabrak Lari Pesepeda, Bupati Takalar Minta Maaf

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 15:23 WIB
Mobil rescue Dinsos di Makassar tabrak lari pesepeda. (dok. Istimewa)
Mobil rescue dinsos di Makassar tabrak lari pesepeda. (Foto: dok. Istimewa)
Makassar -

Polisi mengungkap mobil rescue yang melakukan tabrak lari pesepeda di Kota Makassar milik Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bupati Takalar Syamsari Kitta meminta maaf atas kejadian penabrakan ini.

"Hari ini saya telah mendapat info dan membaca dari medsos bahwa mobil rescue milik Dinsos PMD Takalar telah menabrak pasapeda di Makassar. Karena itu, sebagai pribadi dan atas nama Pemkab Takalar memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini," kata Syamsari Kitta lewat akun Facebooknya seperti dilihat detikcom, Jumat (30/7/2021).

Atas peristiwa ini, Syamsari telah meminta bawahannya mengurus kasus ini. "Kami telah tugaskan Kadis Sosial dan PMD Takalar untuk mengurus dan menyelesaikannya," kata dia singkat.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Makassar Danny Pomanto yang telah menjenguk korban tabrak lari. Korban diketahui bernama Wawan.

"Saya berterima kasih kepada Pak Wali Kota Makassar @dpramdhanpomanto yang telah lebih dulu mengunjungi dan memperhatikan korban (pasapeda). Sehat dan sukses selalu untuk pemimpin peduli, Pak DP, Wali Kota Makassar," ucapnya.

Sebelumnya, Plt Kadinsos Sulsel Hasan Basri Ambarala menyebut mobil rescue dalam video tabrak lari itu teridentifikasi milik Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang saat ini dipinjamkan ke Dinsos Takalar.

"Yang jelas, kami sudah dilapori petugas bahwa ada mobil Kemensos, saya dikirimi CCTV. Saya lacak memang mobil Kemensos yang dipinjampakaikan ke Dinsos Takalar," ucap Hasan dalam wawancara terpisah.

Hasan mengatakan mobil tersebut mobil Tagana. Namun dia mengaku tidak tahu siapa pengemudi mobil tersebut.

"Pengemudinya saya tidak tahu, tapi mobilnya sudah ketahuan. Apakah kepala dinasnya yang pakai atau sopirnya, saya tidak tahu karena itu mobil Tagana," ucap Hasan.

(fiq/isa)