Warga Tangerang Ngadu ke Risma Bansos Dipotong, Polisi Klarifikasi 5 Saksi

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 13:45 WIB
Bansos Tunai
Ilustrasi bansos tunai (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Tangerang menindaklanjuti temuan adanya penerima bansos yang dimintai uang kantong kresek hingga pemotongan bantuan yang diterima. Total ada lima warga telah dimintai keterangan oleh polisi.

"Kita melakukan wawancara terhadap lima warga penerima bansos PKH (Program Keluarga Harapan) di wilayah Kelurahan Karang Tengah," kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim dalam keterangannya, Jumat (30/7/2021).

Penelusuran ini berawal curhat warga saat kunjungan Menteri Sosial Tri Rismaharini ke kawasan Larangan, Tangerang, pada Rabu (28/7). Saat itu seorang warga mengeluhkan adanya pungutan liar hingga pemotongan bansos.

Polisi kemudian bergerak menindaklanjuti temuan itu. Lima orang yang telah dimintai klarifikasi ini diketahui merupakan ibu rumah tangga, buruh cuci, pedagang asongan, hingga pedagang ikan keliling.

Lima warga tersebut telah memiliki kartu keluarga sejahtera. Namun baru ada empat orang yang menerima bantuan sosial PKH sejak 2018-2020 sebesar Rp 600 ribu per 3 bulan.

"Salah satu warga sejak ditetapkan sebagai penerima PKH pada 2017 baru satu kali menerima bantuan PKH," ungkap Rachim.

Bukan hanya itu, polisi menemukan adanya dugaan pemotongan nilai bansos PKH yang diterima warga sebesar Rp 100 ribu. Salah satu warga mengaku menerima bantuan PKH hanya Rp 500 ribu per 3 bulan.

"Pada 2021 penerima bantuan PKH (Program Keluarga Harapan), salah satunya ada menerima bantuan PKH hanya menerima Rp 500 ribu per 3 bulan," terang Rachim.

"Lima warga penerima bansos PKH tersebut menyebutkan pendamping PKH di wilayahnya adalah Maryati dan M Aminullah," tambahnya.

Terkait pemeriksaan kepada dua pendamping PKH tersebut, Rachim enggan memerinci. Dia menyebut saat ini proses penyelidikan baru di tahap awal.

"Kita masih tahap klarifikasi. Nanti akan kita sampaikan perkembangan ke depan," ujar Rachim.

Sebelumnya, warga Tangerang curhat ke Risma perihal adanya bansos yang dipotong